Wayan Cidra Kaget, Sapinya yang Hilang Dimutilasi

Selasa, 20 Juni 2017 : 05.29
Sapi milik Wayan Cidra yang telah disembelih dan dimutilasi oleh pencuri
TABANAN - Wayan Cidra (65) seorang petani asal Banjar Munduk Pakel Desa Gadung Sari, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali merasa kaget, karena sapinya yang hilang saat ditemukan ternyata sudah mati disembelih dan dimutilasi (dipotong-potong)

Akibat kejadian yang tersebut, Wayan Cidra yang menemukan sapinya telah dimutilasi di sebuah tegalan / kebun di Banjar Pegubugan Kauh, Desa Pesagi, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin (19/6/2017) pagi sekitar pukul 06.30 tersebut, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta dan langsung melaporkannya ke Polsek Penebel.

Kapolsek Penebel AKP I Nengah Sudiarta seijin Kapolres Tabanan saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. "Benar ada laporan korban yang kehilangan sapi dan sapinya yang hilang tersebut sudah ditemukan dalam keadaan mati disembelih dan dimutilasi atau dipotong-potong," jelasnya.

Menanggapi laporan tersebut, kapolsek Penebel telah menerjunkan anggotanya ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mewawancarai sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, diduga kuat pencuri yang memutilasi sapi hasil curiannya tersebut lebih dari seorang.

Dugaan tersebut muncul karena pencuri telah memotong dan mengambil empat bagian kaki yang penuh dengan daging. Demikian juga dengan kulitnya diambil semua. "Pencuri hanya menyisakan bagian kepala dan perutnya saja. Bagian daging semuanya sudah diambil," pungkasnya. (gus)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi