Wadan Lantamal V Buka Puasa Bersama Forkopimda Jatim

Selasa, 13 Juni 2017 : 11.02
SURABAYA - Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir Nana Rukmana mewakili Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, menghadiri buka puasa bersama Forkopimda Jatim di Masjid Nurul Bahri AAL, Bumimoro Surabaya.

Hadir dalam acara tersebut Danguspurlatim, Kasdam V/ Brw, Kasgartap III, Dan STTAL, Kadipsial, Iraramatim, Ditjianbang Kodiklatal, Sekdaprov mewakili Gubernur Jatim, segenap Forkompimda Jatim serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim dari Panti asuhan Darul Hikmah Surabaya. Gubernur AAL dalam sambutannya mengatakan dirinya atas jajaran Akademi TNI Angkatan Laut mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa.

"Mari kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT karena berkat limpahan rahmat dan karunla-Nya, dapat berkumpul bersama, bersilaturrahmi, buka puasa bersama Gubernur Jawa Timur, Forkompimda dan pimpinan Kotama TNI lainnya," katanya.

Acara ini, merupakan salah satu wahana yang tepat dalam upaya mengajak kita semua untuk lebih bersatu serta saling mengisi.

Menjaga hubungan dan saling berkoordinasi demi terciptanya kekompakan guna mewujudkan keamanan, ketenteraman dan terjaminnya keselamatan masyarakat dalam melaksanakan roda kehidupan berbangsa dan bernegara.

KH. Miftahul Huda, dalam tausyiahnya mengusung tema "Iri dan dengki bisa menghancurkan kebaikan, baik kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara". "Rasa iri hati atau hasad dalam Islam merupakan akhlak tercela. Karena hasad pada hakikatnya tidak menyukai apa yang Allah takdirkan," imbuhnya.

Merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain pada hakikatnya adalah tidak suka dengan apa yang telah Allah takdirkan dan menentang takdir Allah. Allah ta’ala berfirman dalam Al Qur’an,

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu." (QS. an Nisa': 32).

Hasad lanjutnya, menyebabkan sikap meremehkan nikmat yang ada. Maksudnya orang yang hasad berpandangan bahwa dirinya tidak diberi nikmat. Orang yang dia dengki-lah yang mendapatkan nikmat yang lebih besar daripada nikmat yang Allah berikan kepadanya.

"Pada saat demikian orang tersebut akan meremehkan nikmat yang ada pada dirinya sehingga dia tidak mau mensyukuri nikmat tersebut," imbuh KH Huda.

Selesai tausyiah, dilanjutkan pembacaan do’a serta dilanjutkan dengan buka bersama dikanjut melaksanakan sholat maghrib berjemaah di Masjid Nurul Bahri AAL dan ramah-tamah di gedung Maspardi AAL. (des)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi