Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Bandara Ngurah Rai Siap Terima Kritikan

Kamis, 15 Juni 2017 : 22.22
GM Angkasa Pura Bandara Ngurah Rai Yanus Suprayogi menyampaikan paparan dalam media gathering 
MANGUPURA - Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada publik khususnya pengguna jasa penerbangan dan stakeholder lainnya pihak managemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terus membuka pintu masukan atau kritikan dari pihak manapun.

General Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Yanus Suprayogi menegaskan, pihaknya menyadari perlu terus membangun hubungan dan koordinasi yang baik dengan para stakeholder maupun masyarakat.

Untuk itu, pihaknya siap menerima kritikan dari manapun, demi kemajuan dan peningkatan fungsi dan pelayanan kebandarudaraan. Dengan masukan termasuk dari kalangan media, pihaknya bisa mengetahui sisi-isi mana yang perlu diperbaiki atau dibenahi.

"Silakan teman-teman media, jika ingin melihat bagaimana kompleksnya pelayanan di bandara dalam melayani tamu-tamu penumpang asing seperti asal China," ujar Yanus dalam Media Gathering yang dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama komunitas bandara di The Patra Jasa Resort& Villa, Kuta, Badung, Kamis (15/6/2017).

Dia sempat mencontohkan, bagaimana tidak mudah melayani penumpang asing dalam jumlah besar atau rombongan khususnya di pintu-pintu pemeriksaan seperti check ini dan Imigrasi.

Untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan bagi penumpang asing, pihaknya tengah menambah pintu pemeriksaan sehingga penumpang tidak terlalu menunggu dalam antrean.

Yanus menambahkan, Media Gathering merupakan upaya manajemen dalam meningkatkan sinergi dengan media massa. Dalam kesempatan itu, juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program percepatan pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Ia menyampaikan, dalam rangka mempersiapkan gelaran IMF & World Bank Annual Meeting 2018 di Bali, pemerintahmeminta Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk meningkatkan kapasitasnya.

Sejalan master plan, saat ini plan Bandara I Gusti Ngurah Rai  memulai persiapan pengembangan beberapa fasilitas utamanya, antara lain landas pacu (runway), parkir pesawat dan terminal penumpang. Penambahan fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat rampung sebelum Oktober 2018.

"Pelaksanaan pekerjaan ini dibagi menjadi beberapa tahap. Yang pertama adalah penambahan area parkir pesawat atau apron di bagian Baratbandara dengan merelokasi gedung VVIP 1 dan VVIP 2.

Gedung VVIP ini akan kami pindah ke sebelah Timur. Dilokasi tersebut juga akan ada perluasan apron Timur. Totalnya bertambah 10 titik parkir pesawat," terang Yanus.

Selain pengembangan apron, pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai juga akan membangun pararel runway di sebelah Selatan runway eksisting dengan luasan 3.000 m x 45 m. Proses pekerjaan ini akan dilakukan pada tahap kedua.

Yanus menilai sosialisasi program pengembangan bandara kepada media massa menjadi sangat penting karena peran dan jangkauannya yang sangat luas ke masyarakat.

"Kami butuh bantuan teman media untuk membantu menginformasikan rencana pengembangan ini agar berita yang beredar di masyarakat tidak simpang siur. Di sinilah peran media sebagai media informasi dan edukasi memegang peran yang signiifikan," harapnya.

"Terlebih untuk realisasi master plan dan karena lahan yang sangat terbatas, maka kami harus melakukan reklamasi di arah Barat seluas 81 hektar. Reklamasi ini sepenuhnya adalah untuk fasilitas umum, khususnya dalam rangka menyambut 12.000 ribu delegasi yang akan menghadiri IMF annual meeting," tambah Yanus.

Menyambung kegiatan media gathering, Yanus juga mengundang keluarga besar komunitas bandara untuk menghadiri buka puasa bersama.

Dengan mengusung tema "Serasi Dalam Keberagaman", manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai ingin merangkul seluruh pihak dari instansi serta latar belakang berbeda untuk bekerja bersama memberikan yang terbaik untuk para penumpang.

Berbagai kendala dan permasalahan operasional akan lebih ringan tertangani apabila seluruh pihak di bandara semakin bersatu dan solid. "Tidak ada yang tidak mungkin terselesaikan apabila kita memiliki kesamaan persepsi yaitu memberikan kepuasan kepada penumpang," ucapnya.

Sementara pada acara Buka bersama ini dihadiri 500 orang baik internal maupun eksternal Angkasa Pura I, termasuk anak-anak yatim dari Yayasan Rumah Yatim Indonesia Cabang Denpasar. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi