Tak Bisa Melaut, Nelayan Tabanan Digelontor Bantuan Beras 19,4 ton

Selasa, 13 Juni 2017 : 12.35
Perwakilan nelayan Tabanan saat menerima bantuan beras secara simbolis dari Bupati Tabanan
TABANAN - Nelayan di Kabupaten Tabanan, Bali yang mengalami muslim paceklik karena beberapa bulan tidak bisa melaut akibat cuaca buruk dan ombak besar, digelontor bantuan beras sejumlah 19,4 ton. Beras tersebut merupakan Beras Cadangan Pemerintah.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Sekda Wirna Ariwangsa dan sejumlah pejabat terkait menyerahkan bantuan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) tersebut secara simbolis kepada nelayan, di Wantilan Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Selasa (13/6/2017)

Bupati Wiryastuti dalam sambutannya mengatakan, pemberian bantuan BCP sejumlah 13,465 ton ini merupakan perjuangan Pemkab Tabanan sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib nelayan yang tidak bisa melaut karena cuaca buruk dan ombak besar.

"Penyerahan bantuan beras cadangan pemerintah ini merupakan tahun ke lima, dalam upaya membantu saudara-saudara kita para nelayan yang sedang paceklik karena tidak bisa melaut," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wiryastuti juga mengungkapkan, jumlah bantuan beras yang diberikan kepada nelayan dan keluarganya di Tabanan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Bila tahun 2011 saat pertama kali diberikan sejumlah 7,7 ton, tahun 2014 lalu meningkat menjadi 16,4 ton dan tahun ini kembali meningkat menjadi 19,4 ton.

"Demi untuk para nelayan, kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik,di antaranya dengan memperjuangkan peningkatan bantuan beras yang bersumber dari BCP ini," katanya.

Menurut Bupati Wiryastuti, BCP ini diberikan dalam rangka membantu meringankan beban ekonomi nelayan karena disaat-saat cuaca tak mendukung, nelayan tidak bisa melaut. Kondisi ini berdampak pada penghasilan para nelayan.

"Saat cuaca kurang mendukung para nelayan tidak bisa melaut, otomatis pendapatan mereka sangat kecil. Menjawab kondisi tersebut pemerintah merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban ekonomi saudara-saudara kita yang menggeluti profesi nelayan minimal mampu memenuhi kebutuhan dasar hidup mereka di saat nelayan ditimpa kesulitan seperti saat ini," paparnya

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan I Made Subagia di sela-sela kegiatan mengungkapkan, tahun ini Pemkab Tabanan mendapat BCP untuk nelayan sejumlah 19,465 ton.

"BCP tersebut  diberikan kepada 931 nelayan yang tergabung dalam 63 kelompok. Masing-masing nelayan mendapatkan bantuan bervariasi tergantung dari jumlah anggota keluarga nelayan. Total jumlah anggota keluarga nelayan yang menerima bantuan 3.476 jiwa," paparnya.

Menurut Made Subagia, setiap tahun diprediksi akan terjadi cuaca buruk yang berdampak pada nelayan. Biasanya pada bulan-bulan di awal tahun bahkan sampai pertengahan tahun ini terjadi cuaca yang tidak mendukung nelayan untuk melaut.

Pada saat-saat seperti itu nelayan benar-benar mengalami masa paceklik. "Pada saat-saat masa paceklik itulah, pemerintah merasa terpanggil membantu nelayan agar bisa memenuhi kebutuhan dasarnya dengan menyalurkan bantuan BCP," tegasnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi