Ratusan Kader Posyandu Tabanan Ikuti Bimtek

Rabu, 21 Juni 2017 : 08.47
Suasana Bimtek yang diikuti oleh ratusan kader Posyandu Kabupaten Tabanan
TABANAN - Guna meningkatkan pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat, ratusan kader Posyandu Kabupaten Tabanan, Bali mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di GOR Dewara, Tabanan, Selasa (20/6/2017)

Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa saat membuka Bimtek mengungkapkan, Posyandu merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, salah satunya untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat angka penurunan angka kematian ibu dan bayi.

"Adanya Bimtek Posyandu yang ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan teknis kader posyandu dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya berharap. Menurut Sekda Tabanan, Bimtek ini juga salah satu strategi pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rangka mencapai tujuan revitalisasi Posyandu.

"Agar sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat melalui Posyandu dapat terlaksana secara efektif dan efisien, perlu diadakannya Bimtek untuk para kader posyandu. Selamat datang kepada para peserta dan selamat mengikuti Bimtek ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala DPMD Kabupaten Tabanan Roemi Liestyowati dalam laporannya mengatakan  Bimtek Kader Posyandu ini diikuti sebanyak 385 orang peserta yang berasal dari kelompok Posyandu di desa Se-Kabupaten Tabanan.

Bimtek ini juga turut menghadirkan beberapa narasumber yang berasal dari OPD terkait. Dilaporkan juga, saat ini perkembangan jumlah posyandu sangat menggembirakan namun bila ditinjau dari aspek kualitas masih banyak ditemukan masalah pada posyandu tersebut.

"Saat ini hampir di setiap banjar ditemukan Posyandu namun dari segi kualitas masih terdapat permasalahan seperti kurangnya kelengkapan sarana operasional dan juga tingkat keterampilan para kader yang belum memadai.

Untuk memberikan pengetahuan bagi para kader dalam penataan administrasi dan pemberian pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat maka diselenggarakan Bimtek ini," jelasnya. (gus)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi