PKS Berkomitmen Optimalkan Peran Umat Islam di Bali

Rabu, 14 Juni 2017 : 21.00
Ketua DPW PKS Bali H Mujiono (foto:istimewa)
DENPASAR - Partai Keadilan sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan peran dan eksistensi umat Islam demi kepentingan masyarakat di Pulau Bali.

Penegasan itu disampaikan Ketua DPW PKS Bali H Mujiono dalam buka puasa bersama Tokoh Masyarakat yang dihadiri para petinggi ormas Islam di Hotel Grand Santi Denpasar, Rabu (14/6/2017) malam.

Mujiono melansir data sensus, jumlah umat muslim cukup siginifikan mencapai sekira 500 ribu lebih yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota di Bali.

Dia mencontohkan, jumlah warga muslim di Kota Denpasar berdasar sensus yakni ber KTP Islam mencapai 24 persen. Tentu saja, jumlah itu cukup signifikan dalam mendulang suara khususnya dalam perhelatan Pilkada, Pilgub hingga Pilpres.

Di satu sisi, ada kecenderungan gairah umat muslim untuk terjun ke politik lewat partai-partai berbasis agama Islam, juga mengalami peningkatan. Demikian juga, semangat untuk meningkatkan peran dan eksistensi umat untuk berkiprah dalam kebaikan di pelbagai bidang juga semakin tinggi.

Seiring kesadaran dan peran umat Islam untuk berpolitik di Bali yang semakin meningkat itu tentu saja diharapkan, bisa diaktualisasikan dalam Pemilu 2019 mendatang untuk mendongkrak raihan kursi di seluruh DPRD tingkat I dan II.

Diharapkan, dengan masuk ke legislatif dan bisa menempatkan wakil-wakilnya akan bisa berkiprah lebih besar lagi dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan umat.

"Target kami, kalau selama ini seluruh Bali ada enam kursi di DPRD tingkat II, ya bisa meningkat 100 persen," tegasnya dalam acara dihadiri sejumlah ormas seperti Pemuda Muhammadiyah, ICMI, PWNU Bali, GP Ansor, Wahdatul Islamiyah, Kokam Muhammadiyah dan lainnya.

PKS sendiri kata Mujiono, terus mendapatkan tempat di hati kaum muslim, terbukti dari tahun ke tahun sejak 1998 hingga sekarang, selalu bisa menempatkan wakilnya di kursi legislatif, selain dari PKB dan PPP.

Saat ini, ada enam wakil rakyat di DPRD KOta Denpasar, DPRD Jembrana dan Karangasem. Jumlah itulah yang menjadi cerminan keterwakilan penduduk muslim di kursi legislatif. Dengan kata lain, masyarakat sudah mulai mengenal dan menaruh kepercayaan kepada PKS yang akan bisa memperjuagkan dan membawa aspirasi umat muslim di Bali.

"Kami sadar, masih ada kekurangan, untuk itu seluruh kader dan pengurus PKS siap bekerja, siap memperjuangkan aspirasi umat khususnya di Bali," tandas mantan anggota DPRD KOta Denpasar dua periode itu.

Pihaknya mengajak seluruh tokoh dan petinggi Ormas Islam di Bali untuk terus menjaga eksistensi umat Islam dalam merespons semakin meningkatnya kesadaran berpolitik maupun kehidupan beragamanya.

Buka Puasa Bersama DPW PKS Bali dengan Tokoh Masyarakat dan Ormas Islam 
Sementara Ketua Panitia Acara Buka Bersama, Hilmun Nabi mengatakan, pihaknya berharap momen buka bersama ini menjadi momentum menunjukkan eksistensi umat Islam di kancah perpolitikan Bali. "Mari kita sama-sama tunjukkan eksistensi umat Muslim di Bali," tegas anggota DPRD Kota Denpasar itu.

Pada kesempatan itu, Hilmun melaporkan tentang kiprah para wakil rakyat dari PKS khsusunya di Kota Denpasar dan Badung baik dalam proses penyusunan regulasi Perda-Perda, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.

"Kami turut dalam pembuatan Perda-Perda yang selalu diikuti anggota DPRD dari PKS, ini menjadi bukti partisipasi aktif kami dan tidak adanya diskriminatif dalam penyusunan produk Perda," ucapnya.

Dicontohkan, produk Perda PKL yang nantinya akan memberikan perlindungan bagi warga muslim yang selama ini menggantungkan hidup dengan berdagang baik sebagai tukang soto, pecel lele, mie ayam atau bakso dan seterusnya.

"Dalam Perda itu, PKL akan ditata, mereka bisa mendapatkan bantuan pemerintah , silakan urus izin karena mereka bisa mendapatkan kredit KUR hingga Rp30 juta," katanya mencontohkan.

Demikian juga, langkah advokasi dan pendampingan yang diberikan wakil rakyat dari PKS terhadap umat muslim di Bali sehingga mereka bisa mendapatkan perlindungan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari baik dalam bekerja maupun beribadah. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi