Pererat Hubungan, Konjen Jepang Kunjungi Kodam IX/Udayana

Jumat, 23 Juni 2017 : 10.29
DENPASAR - Konjen Jepang di Denpasar, Mr. Hirohisa Chiba melakukan kunjungan kehormatan ke Kodam IX/Udayana sekaligus perkenalan diri dan mempererat hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Hirohisa disambut pejabat teras Kodam IX/Udayana antara lain Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, Danrem 163/Wira Satya, Pejabat Asintel, Aspops Kasdam IX/Udayana dan Kapendam IX/Udayana di depan Hall Makodam IX/Udayana.

Konjen Jepang bertatap muka dengan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak dalam suasana keakraban.

Pada kesempatan tersebut Konjen Jepang didampingi oleh Wakil Konjen Jepang di Denpasar, Mr. Koichi Ohashi, menyamapaikan ucapan terimakasih atas kesediaan Pangdam IX/Udayana untuk menerima kunjungannya di tengah kesibukan yang sangat padat.

Hirohisa Chiba memperkenalkan diri dan Wakil yang mendampinginya secara singkat dan selanjutnya menyampaikan tujuan kunjungannya ke Kodam IX/Udayana.

"Kami ingin bersilaturahmi dan memperkenalkan diri serta dalam rangka untuk menjaga dan meningkatkan hubungan kerjasama yang selama ini telah terjalain dengan baik," ucap Hirohisa.

Komaruddin menyampaikan terimakasih atas kunjungannya ke Kodam IX/Udayana, serta memperkenalkan secara singkat para pejabat Kodam IX/Udayana yang mendampingi dalam pertemuan tersebut.

Panglima menyampaikan situasi umum perkembangan ISIS ditingkat dunia sudah diketahui semua , sesuai informasi intelijen, sel sel ISIS saat ini dikembalikan ke daerah masing-masing termasuk ke wilayah Indonesia.

Mereka para teroris ini tetap melaksanakan tugas untuk mengadakan peledakan di daerah masing-masing dan untuk merebut sejata dari aparat keamanan.

Untuk wilayah Kodam IX/Udayana yang meliputi tiga Provinsi, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, prediksi kita sel ISIS juga sudah masuk ke wilayah Bali Nusra.

Saat ini. dalam status tertidur karena masyarakat sangat menentangnya, masyarakat Bali - Nusra tidak mau wilayahnya tercoreng oleh sel sel ISIS ini.

"Apabila terbangun selain akan berhadapan dengan aparat juga akan berhadapan dengan masyarakat dan secara nasional ISIS dan teroris adalah merupakan musuh bersama, tidak boleh hidup di Negara Indonesia," demikian Pangdam. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi