Pencuri Spesialis Cengkih Resahkan Warga Lemukih Buleleng

Selasa, 13 Juni 2017 : 00.00
BULELENG - Kasus pencurian dengan sasaran hasil perkebunan cengkeh kembali menyasar rumah Wayan Derawan (59) warga Banjar Dinas Nyuh, Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Akibatnya, korban kehilangan tiga karung cengkih kering siap jual dengan berat 150 kilogram. Komang Evi (27), anak korban menuturkan, cengkih kering siap jual, telah dibeli orang tuanya Kamis (8/6) lalu sebanyak 3 karung. Tiap karung berat masing-masing 50 kilogram.

Cengkih tersebut ditaruh di gudang penyimpanan. Raibnya cengkih diketahui ayahnya, Wayan Derawan pada Sabtu (10/6) pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu, korban hendak membuka warung di depan rumah, melihat Pelinggih Lebuh di depan pintu gerbang rusak seperti habis dipanjat seseorang.

Derawan langsung mengecek cengkih di gudang dan mendapati tiga karung cengkih kering siap jual raib digondol maling. Ditambahkan Evi, kasus pencurian cengkih ini merupakan kali kedua terjadi di rumah sang ayah.

"Ini yang kedua kalinya Bapak saya cengkihnya kemalingan. Kasus pertama sekitar dua bulan lalu, cengkihnya 30 kilogram hilang, dan sekarang hilang 150 kilogram," tuturnya kepada wartawan, Senin (12/6/2017).

Pada saat kejadian, suasana desa lengang dan sepi. Sedangkan Bapaknya, sudah tidur sehingga nyaris tak ada saksi mata dalam aksi pencurian tersebut. "Kalau rumah saya itu sebenarnya boleh dibilang aman, karena dikelilingi tembok penyengker (pembatas) setinggi 2 meter, bahkan pintu pagar besi tingginya lebih dari 2,5 meter," terangnya.

Ia menduga pencuri naik ke bangunan yang posisinya hampir sejajar jalan desa. Kemungkinan, karena posisi rumah hampir sejajar dengan badan jalan desa sehingga pencuri dengan mudah melompati pagar rumah.

Kapolsek Sawan, AKP I Made Derawi membenarkan adanya pencurian di wilayah Desa Lemukih. "Kami sedang berupaya mengungkap kasus pencurian ini. Personil pun sudah diturunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi. Nanti kita tunggu perkembangan hasil di lapangan," tutupnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi