Pemkot Denpasar Siagakan 216 Pasukan Biru Antisipasi Genangan Sampah

Rabu, 28 Juni 2017 : 05.46
DENPASAR - Sebanyak 216 orang pasukan Biru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar.diterjunkan dalam mengantipasi genangan air dan sampah.

Hujan yang terus mengguyur wilayah Bali termasuk di Kota Denpasar. Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini dengan aliran drainase yang tersumbat sampah berdampak dibeberapa kawasan Denpasar mengalami genangan.

Seperti di wilayah Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan yang sempat mengalami genangan air akibat dari saluran air yang tersumbat sampah. Tentunya kawasan ini telah dilakukan penanganan cepat Pasukan Biru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar.

"Kita siagakan Pasukan Biru dalam mengantisipasi kawasan yang tergenang akibat sumbatan sampah dan untuk mobile disiapkan 4 armada masing-masing terdiri dari 8 sampai 10 orang Pasukan Biru," ujar Kabid Pengairan PUPR, Gusti Ngurah Putra Sanjaya.

Melihat kondisi cuaca akhir-akhir ini tentu beban tugas pasukan biru terus ditingkatkan. Dari beberapa laporan yang masuk melalui Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar telah kita lakukan tindak lanjut secara langsung.

Disamping itu juga langkah antisipasi kita lakukan dengan tetap memantau beberapa titik genangan yang akan mungkin terjadi akibat dari sumbatan sampah. Seperti kawasan pertigaan Jl. Mohamad Yamin, Jl. Kaliasem, kawasan Puputan, kawasan Jl. Cok Agung Tresna, kawasan Jl. Hangtuah Sanur, dan kawasan aliran Tukad Badung.

Antisipasi tersumbatnya DAS juga mendapatkan perhatian khusus dari pasukan biru Kota Denpasar. Pemasangan jaring sampah sebagai salah satu langkah untuk meminimalisir sampah-sampah yang hanyut terbawa air, yang juga dilakukan pengangkutan dan pengawasan secara berkesinambungan.

"Kami meminta masyarakat ikut menjaga aliran sungai dari sampah sehingga tidak terjadi sumbatan, kalau ada saluran air atau got kami berharap supaya cepat melaporkan ke Dinas PU atau ke Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar, sehingga bisa diambil langkah penanganan cepat," katanya (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi