Pemkab Tabanan Ajukan Pinjaman, Tim Kemendagri Survei Lapangan

Jumat, 16 Juni 2017 : 06.15
Tim Survei dari Kemendagri saat diterima oleh Wabup Tabanan Komang Gede Sanjaya
TABANAN - Tim Survei dari Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) datang ke Kabupaten Tabanan untuk melakukan survei dan peninjauan lapangan di BRSU Tabanan dan RSU Nyitdah, Kamis (15/6/2017)

Survei dilakukan menindaklanjuti presentasi yang telah dilakukan Pemkab Tabanan di Kemendagri pada 23 Mei 2017 lalu terkait rencana pengajuan pinjaman kepada pihak ketiga untuk pembangunan Rumah sakit di Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Sebelum melakukan survei, rombongan di bawah pimpinan Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan Direktorat Keuangan Kemendagri, Elvius Dailami diterima Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, di ruang kerjanya.

Turut mendampingi Wabup sanjaya, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terkait di antaranya Asisten Bidang Administrasi Umum Tjokorda Alit Juli, Inspektorat Kabupaten Tabanan I Gede Urip Gunawan, Kepala Badan Keuangan Daerah I Made Sukada, Kepala Dinas Kesehatan dr I Nyoman Suratmika, Direktur BRSU Tabanan dr I Nyoman Susila, dan dari unsur Dinas Pekerjaan Umum.

Wakil Bupati Sanjaya menyampaikan rasa terima kasih karena presentasi yang dilakukan beberapa waktu lalu telah direspon dengan cepat. Sehingga, tim dari Kemendagri bisa segera melakukan survei lapangan.

"Pembangunan rumah sakit, dalam Sidang Paripurna RPJMD Semesta Berencana sudah sempat disinggung di DPRD. Intinya, kami di daerah sudah tidak ada persoalan," ujarnya.

Ditambahkan, sejatinya Kabupaten Tabanan sudah sangat lama berharap ada pembangunan rumah sakit. Ini sebagai upaya untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Terlebih rencana pembangunan rumah sakit ini sesuai dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana.

"Kami sudah berangan-angan sejak lima tahun lalu. Namun, sejauh ini kami baru bisa melakukan perbaikan secara tambal sulam. Ini karena keterbatasan anggaran daerah. Di sisi lain, kami juga ingin bisa memberikan pelayanan yang maksimal dengan menyediakan bed ratio yang ideal," imbuhnya.

Saat diterima Wabup Sanjaya, Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan Direktorat Keuangan Kemendagri Elvius Dailami menjelaskan bahwa kedatangan timnya ke Kabupaten Tabanan sebagai tindak lanjut atas presentasi yang dilakukan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Kemendagri pada 23 Mei 2017 lalu.

"Sesuai dengan PP Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah, setiap pinjaman daerah yang diajukan harus mendapatkan rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri," jelasnya. Menurut Elvius, peninjauan atau survei lapangan merupakan salah satu rangkaian dari proses pengajuan tersebut. Itu setelah dilakukannya presentasi di Kemendagri.

"Ini yang akan menjadi pertimbangan untuk analisa keuangan daerah, kemampuan keuangan daerah, dan kemampuan mengembalikan pinjaman. Sebab Menteri Dalam Negeri yang akan memberikan rekomendasi. Jadi perlu data riil di lapangan," pungkasnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi