P2MKP Karya Lestari Tabanan Dipercaya Diskop Bali Latih UMKM

Rabu, 14 Juni 2017 : 14.17
Ketua P2MKP Karya Lestari Ni Made Putriningsih Wirna saat memberikan  pengantar SOP sebelum peserta praktek pengolahan ikan
TABANAN – Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Karya Lestari Kabupaten
Tabanan, kembali dipercaya Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali
utuk melatih pelaku UMKM dalam hal pengolahan ikan.

Pelatihan Pengolahan Ikan yang dikemas dalam Diklat Teknis Keterampilan Berbasis Gender Provinsi Bali Angkatan I ini, dilaksanakan di Bangsal P2MKP Karya Lestari di Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan. Diklat dilaksanakan selama lima hari mulai 13 - 17 Juni 2017 dengan jumlah peserta 30 orang.

Ketua P2MKP Karya Lestari Ni Made Putriningsih Wirna saat ditemui di sela-sela Diklat, Rabu (14/6/2017) menyatakan rasa terima kasihnya kepada Dinas Koperasi dan UMKM Bali yang telah memberikan kepercayaan dan bekerjasama dengan P2MKP Karya Lestari untuk melaksanakan Diklat.

"Kerjasama dengan Dinas Koperasi UKM Bali ini merupakan kali kedua. Pada tahun lalu kami juga dipercaya untuk melatih pelaku UMKM tentang pengolahan ikan," katanya.

Menurut Putriningsih Wirna, dalam pelatihan kali ini pihaknya memberikan materi pelatihan teori dan praktek tentang teknik pengolahan nugget lele, teknik pengolahan jus rumput laut dan teknik pengemasan.

"Materi yang diberikan lebih banyak praktek langsung dibanding dengan teori. Komposisinya sekitar 70 persen praktek dan 30 persen teori," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala UPT Diklat Koperasi UMKM, Dinas Koperasi UKM Provinsi Bali, Ni Nyoman Widarti saat membuka Diklat, Selasa (13/6/2017) mengemukakan, tujuan diklat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pengolahan ikan.

Selain itu, juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dalam bidang Perkoperasian, Manajemen Kewirausahaan, Kemitraan Usaha, Teknik Menyusn Rencana Kerja dan praktek menyusun rencana kerja.

Terkait hal itu, Widarti meminta kepada para peserta diklat agar selama mengikuti diklat dapat dengan tekun menyimak materi yang diberikan para narasumber dengan baik sehingga ilmu yang didapat bisa dipraktekkan.

"Bila dalam penerimaan materi belum jelas, langsung saja bertanya dan minta penjelasan sehingga setelah lulus diklat bisa mempraktekkan ilmu yang didapat agar usaha yang ditekuninya bisa lebih berkembang," paparnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi