Nelayan Lamongan Hilang Digulung Ombak di Perairan Kedonganan

Selasa, 13 Juni 2017 : 00.30
BADUNG - Wawan (28) seorang nelayan asal Lamongan Jawa Timur dilaporkan hilang saat melaut di sekitar perairan Kedonganan Kabupaten Badung sejak, Kamis (8/6/17).

Kabar hilangnya nelayan itu baru diterima Basarnas Kantor SAR Denpasar, Senin (12/6/2017) sekitar pukul 11.40 Wita. Petugas menerima informasi awal, keterangan singkat nelayan setempat yang mengabarkan ada nelayan yang belum kembali ke darat saat melaut.

Selanjutnya petugas melakukan koordinasi dengan potensi SAR, dan didapat data identitas korban serta kronologis kejadian. Saat dihubungi, salah seorang anggota Pos AL Kedonganan memberikan identitas nelayan nahas atas nama Wawan beralamat sementara di Desa Kedonganan.

Kejadianya pada hari Minggu seorang saksi bernama Robert sempat melihat ada mayat mengapung di sekitar Perairan Kedonganan, namun tak dapat menjangkaunya.

Pos AL Kedonganan sebelumnya telah berupaya melakukan pencarian, namun hingga hari ke empat hasilnya masih nihil. Pagi hari hingga pukul 10.00 Wita penyisiran dilakukan hingga Pantai Seseh, namun belum juga ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sekitar pukul 12.20 Wita Kantor SAR Denpasar memeberangkatkan 1 tim rescue berjumlah 16 personil menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Dari upaya pencarian diawali menyisiri perairan dari Kedonganan menuju arah landasan Bandara Ngurah Rai. Sebanyak 4 unit rubber boat dikerahkan mencari disekitar lokasi tubuh Wawan terlihat terakhir kalinya.

Lokasi berbeda di Pantai Patra telah di standby-kan 1 unit jet ski yang siap meluncur jika sewaktu-waktu diperlukan untuk mendukung upaya pencarian. Pada pukul 14.30 Wita jet ski akhirnya bergerak hingga Perairan Pondok Pemuda.

Potensi SAR lainnya yang terlibat diantaranya Polair Kedonganan dan nelayan setempat. Namun hingga petang pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan belum juga berhasil menemukan korban.

"Hari ini pencarian difokuskan di sekitar perairan Kedonganan dekat Bandara Ngurah Rai," jelas Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar.

Didi menambahkan, operasi SAR dihentikan sementara waktu, dan kembali dilanjutkan besok dengan rencana area pencarian ke arah barat dari Perairan Kedonganan, sesuai dengan perhitungan kondisi arus dan angin. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi