Komunitas Lingkar Peradaban Gelar Semarak Kampung Ramadan di Denpasar

Selasa, 13 Juni 2017 : 10.52
DENPASAR - Komunitas Lingkar Peradaban menggelar kegiatan bertajuk Kampung Ramadhan 1438 H di Pelataran Musholla Al Amanah Gedung Keuangan Negara Denpasar, Bali, Minggu (11/6/2017).

Kegiatan mengangkat tema "Salam Ramadhan Sambut Quran". Kegiatan Kampung Ramadhan 2017 tahun ini diisi dengan berbagai lomba untuk anak-anak mulai dari lomba mewarnai, lomba ranking satu, lomba dai cilik, dan halan ayat-ayat Al-Quran.

Juga ada talkshow dan tabliq akbar menyuguhkan bintang tamu Ustadz Salim A Fillah (Pengasuh Majelis Jejak Nabi), Zaki Ahmad rivai (Aktor Film Tausiyah Cinta), Dodi Hidayatullah (Penyanyi Nasyid dan Aktor film Tausiyah Cinta), dan Ustadz Heri Hariadi, Lc (Alumni Lipia Jakarta).

Berbagai stand pameran banyak kita temukan di acara Kampung ramadhan mulai dari Fashion Busana Muslim, Hijab Syari, Berbagai Kuliner Khas Ramadhan, dan Asesoris.

Panitia juga menyediakan foto booth untuk para jamaah yang ingin berswafoto bersama keluarga maupun teman. Berbeda dengan konsep tahun lalu, tahun ini kegitan Kampung Ramadhan tidak ada kegiatan sahur bersama. Makah sebaliknya tahun ini hanya ada buka puasa bersama.

Pengunjung juga dapat membeli buku-buku karangan Ustadz Salim A Fillah, Zaki Ahmad Rivai, dan Dodi Hidayatullah di stand khusus yang dibuka oleh Panitia. Jamaah yang membeli buku karangan para narasumber dapat langsung memperoleh tanda tangan eklusif dari buku yang mereka beli.

Ketua Kegiatan Kampung Ramadhan 2017 yakni Sayid Qosim mengatakan, kampong ramadhan 2017 terselenggara berkat dukungan seluruh Lembaga Dakwah Kampus di Bali, para donatur dan Pengurus Musholla Al Amanah yang dijadikan lokasi kegiatan.

Sayid berharap melalui kegiatan Kampung Ramadhan 2017 para jamaah bisa mendapatkan keberkahan dan bisa merasakan suasana kampung Ramadhan meskipun bukan didaerah yang mayoritas pemukiman muslim

Pihaknya berharap melalui kegiatan kampung Ramadhan para jamah bisa mendapatkan banyak keberkahan dengan mengikuti kajian dan tabliq akbar dari narasumber yang kami undang.

"Semoga para jamaah bisa merasakan suaasana kampung ramadhan meskipun tinggal di daerah yang bukan mayoritas pemukiman penduduk muslim," ungkapnya. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi