Insiden Guncangan dalam Penerbangan Malaysia-Perth, Ini Penjelasan AirAsia

Selasa, 27 Juni 2017 : 08.43
ilustrasi/net
PERTH - Tim investigasi tengah melakukan penyelidikan menyusul insiden guncangan pesawat dalam penerbangan AirAsia X D7 237 dari Perth Australia ke Kuala Lumpur, Malaysia pada, Minggu (25/6/2017).

Diketahui, karena guncangan, pesawat tipe Airbus A330 harus kembali ke Perth setelah mengudara 90 menit. Atas insiden itu, Pihak AirAsia memberikan konfirmasi mengenai penyebab insiden bersama dengan Rolls-Royce selaku pemasok mesin pesawat AirAsia.

"Keselamatan penumpang dan awak pesawat merupakan hal terpenting bagi kami, kami juga bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas penerbangan terkait setempat," ujar Head of Corporate Secretary and Communications AirAsia Indonesia dalam keterangan resminya .

Baskoro mengatakan, Grup AirAsia senantiasa menjalankan program perawatan sebagaimana yang ditetapkan pabrikan pesawat. Pihaknya juga tunduk pada seluruh peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh setiap negara dalam jaringan operasional maskapai, termasuk Australia.

Di Australia, Grup AirAsia juga telah dinyatakan lulus audit keselamatan dan keamanan yang dilaksanakan secara berkala oleh otoritas penerbangan setempat. Grup AirAsia juga telah menginisiasi proses IATA Operational Safety Audit (IOSA) yang bersifat sukarela dan tengah berlangsung di seluruh maskapai yang tergabung dalam grup.

Selain AirAsia X Malaysia yang tergabung dalam grup itu juga AirAsia X Indonesia dan AirAsia Indonesia, di mana AirAsia X Malaysia telah menerima dua sertifikasi audit IOSA pada 2015 dan 2016.

"AirAsia senantiasa berkomitmen untuk memenuhi seluruh ketentuan terkait keselamatan dan keamanan penerbangan di seluruh negara di mana kami beroperasi," demikian Baskoro. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi