Imigrasi Harapkan Desa Pekraman Turut Awasi Orang Asing di Bali

Rabu, 14 Juni 2017 : 09.09
Sosialisasi pemberdayaan pecalang dan desa adat dalam awasi orang asing di Bali
BADUNG - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Bali melibatkan masyarakat Desa Pakraman untuk berpartisipasi dan berperan aktif dalam pengawasan orang asing.

Dalam rangka pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai sebagaimana amanat Pasal 69 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Selain itu, Pasal 194 dan Pasal 199 Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun2011 tentang Keimigrasian telah membentuk

Tim PORA (Pengawasan Orang Asing) yang terdiri dari instansi yang tugas dan fungsinya terkait dengan keberadaan dan kegiatan orang asing. Selain bisa mengoptimalkan Tim PORA, masyarakat merupakan elemen yang Iangsung berinteraksi dengan orang asing.

"Masyarakat Desa Pakrarnan memiliki perangkat seperti pecalang yang dapat bersinergi dengan petugas imigrasi dalam kegiatan pengawasan orang asing," jelas Kepala Kantor Kelas I Khusus Ngurah Rai Ari Budijanto, Rabu (13/6/17).

Guna mewujudkan hal tersebut tersebutm pihaknya mengadakan sosialisasi pemberdayaan pecalang dan desa adat dalam pengawasan orang asing bertempal di aula desa adat Jimbaran.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya pecalang dan desa adat tentang fungsi keimigrasian serta dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan pengawasan orang asing

Dalam catatan Imigrasi, selama periode Januari sampai dengan Mei tahun 2017, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai telah melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian terhadap 85 (delapan puluh lima) orang Warga Negara Asing yang melakukan pelanggaran keimigrasi. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi