Duel Antar Tetangga di Buleleng, Satu Korban Tersungkur

Senin, 12 Juni 2017 : 08.58
Korban dalam perawatan di rumah sakit
BULELENG - Satu orang terluka parah terkena senjata tajam dalam pertengkaran hebat antar dua keluarga yang masih bertetangga di Kelurahan Kampung Anyar, Singaraja Bali. Peristiwa berdarah terjadi, Minggu (11/6/17) malam, karuan mengagetkan warga sekitar yang kemudian berusaha melerai.

Keterangan dihimpun, peristiwa berdarah diduga karena ketersingguhan di antara korban Nyoman AS (33) dengan Gede P. Saat itu, AS diduga masih dalam pengaruh minuman beralkohol sedangkan Gede baru pulang kerja.

Saat melintas di depan rumahnya korban tiba-tiba hendak melempar pelaku namun dilerai Kepala Lingkungan setempat Ketut Mukit. Tak terima, korban menantang semua orang di kampungnya dan berbicara kasar seolah melecehkan pelaku Gede.

Mendengar perkataan kurang pantas, Gede terpancing dan menghampiri korban, hingga perkelahian tak terelakkan. Demikian juga, orang tua keduanya turut bersitegeng. Anak korban pun membantu, demikian juga anak pelaku bernama Nengah AW turut terlibat dalam perselisihan.

Senjata parang diamankan petugas
Tiba-tiba, AW masuk ke dalam rumah mengambil sebilah parang dan langsung melakukan penyerangan ke arah korban AS hingga akhirnya tersungkur bersimbah darah. Korban mengalami luka akibat serangan parang mengenai punggung dan perut bahu kiri.

Mendengar keributan, warga berusaha melerai. Korban langsung dilarikan ke RS Kerta Usadha Singaraja oleh warga Kampung Anyar untuk mendapat penanganan Medis.

Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Suartika dikonfirmasi seizin Kapolrs Buleleng menjelaskan, anggota yang menerima laporan tersebut, langsung menuju TKP. Petugas mengamankan kedua pelaku, dan mengantisipasi kejadian agar tidak berkembang lebih jauh.

"Kami amankan pelaku dan barang bukti berupa parang. Kami juga sudah mintai keterangan dari saksi-saksi," imbuh Suartika sembari menyatakan kasusnya ditangani Polres Buleleng. "Kasusnya bermula korban mengeluarkan kata-kata membuat pelaku jadi tersinggung, korban itu tetangganya," jelasnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi