Buka Puasa Komunitas Silaturrahim Saiyo Sakato Bareng 300 Anak Yatim

Minggu, 04 Juni 2017 : 09.16
DENPASAR - Sekira 300 anak yatim piatu dan kaum dhuafa dari belasan yayasan dan panti asuhan se Bali bersuks cita dalam buka puasa bersama yang diselenggarakan komunitas Silaturrahim Saiyo Sakato (S3) berkolaborasi dengan Forum Silaturrahim Kita Bersaudara (SKB) di Gedung Nari Graha, Renon, Denpasar, Sabtu (3/6/17).

Ketua Panitia H Yasril Kelana mengatakan, pihaknya melibatkan sekaligus mengundang sejumlah warga dari umat Hindu dan Nasrani sebagai wujud kerukunan antarumat beragama yang sudah terjalin erat selama ini.

“Ini merupakan acara yang kesembilan kalinya bagi S3. Kali ini kami mengundang 300 anak yatim piatu dan kaum dhuafa dari 14 yayasan dan panti asuhan dari Denpasar, Badung, Gianyar, dan Singaraja. Kami juga memberikan 300 paket santunan, masing-masing senilai Rp200 ribu, yang terdiri dari uang saku, sarung, dan beras,” jelas Yasril yang juga Ketua Harian Forum SKB.

Sementara Jasri Bush selaku Ketua S3 menambahkan, kegiatan sosial ini untuk mempererat silaturahmi antarumat beragama di Bali.

“Hal ini selaras dengan tema acara, yaitu “Dengan Ramadhan ini, mari kita tingkatkan rasa persaudaraan antarumat”. Semoga dalam penyelenggaran kedepan, kami bisa mengundang lebih banyak lagi yayasan dan panti asuhan yang ada di Bali,” harap dia.

Dalam kesempatan itu, Camat Denpasar Barat (Denbar) IB Joni mewakili Wali Kota Denpasar IB Rai Darma Wijaya Mantra, mengapresiasi kegiatan tersebut yang mencerminkan kerukunan antarumat beragama di Bali, khususnya di Denpasar.

Semoga langkah mulia dan kepedulian menyantuni anak-anak yaitm piatu yang digagas para pengurus dan panitia acara ini bisa menjadi contoh bagi yang lain.

"Saya merasa bangga dan berharap semua pihak dapat menjaga sikap toleransi antarumat beragama,” kata IB Joni, seraya menyerahkan sejumlah donasi yang diterma H Yasril Kelana. Rasa haru dan banggu juga dirasakan tokoh masyarakat Gianyar, Cokorda Artha Ardana Sukawati yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Hal ini menunjukkan kerukunan sebagai cerminan bagi yang lain dan sepatutnya semuanya harus menyambut baik acara ini, karena kita semua memang bersaudara. Setiap kesempatan sekecil apapun yang bisa menjalin rasa persaudaraan harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, seperti dalam suasana bulan puasa saat ini untuk menjaga dan saling menghormati sebagai wujud sikap toloransi,” kata Cok, sapaanya.

Senada dengan itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali-Nusra, Zulmi menuturkan, selain buka puasa bersama, terselenggaranya acara tersebut menunjukkan kepedulain terhadap sesama.

“Ini Sekaligus menunjukkan sikap kebersamaan, meski beda agama dan asal usul, namun semuanya harus tetap bersatu dan bisa hidup berdampingan dengan rukun, juga dapat saling menghargai dan menghormati,” kata Zulmi.

Setelah Kuliah tujuh menit (kultum) dan doa penutup disampaikan H Mawardi (mewakili Ketua MUI Bali).

Turut hadir pengusaha otomotif Bali Wirawan Hadi, HA Sastra (PWNU Bali), Kasiops Korem 163/Wira Satya Letkol Inf Benny (mewakili Danrem), DR H Nurianto selaku Ketua Dewan Pakar Forum SKB), para tokoh agama serta sejumlah undangan. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi