Buka Puasa Bersama, Pangdam Udayana Ajak Gelorakan Ikrar Kebangsaan

Selasa, 20 Juni 2017 : 23.47
MANGUPURA - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak semua komponen masyarakat dalam momentum buka puasa kebangsaan di Bulan Ramadan agar tetap menggelorakan ikrar kebangsaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H dan masih dalam suasana bulan suci Ramadhan, Kodam IX/Udayana menggelar acara Buka Puasa Kebangsaan yang diprakarsai oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak dipusatkan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pecatu, Badung Selasa (20/6/2017).

Acara Buka Puasa Kebangsaan dilaksanakan bersama seluruh komponen bangsa dengan menghadirkan enam ribu orang dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, FKUB, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.

Tokoh Adat, Akademisi, Media, Ormas, kalangan swasta dan masyarakat termasuk tourisme manca negara, menyatu dalam damai dan keakraban acara Buka Puasa Kebangsaan di bulan yang penuh berkah ini.

Pangdam IX/Udayana menyampaikan acara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperdalam iman dan taqwa sebagai pengamalan ajaran agama khususnya bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI-Polri, Aparat Pemerintah dan seluruh Organisasi Kemasyarakatan dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Bali Nusra.

Pangdam menyampaikan, toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia tidak sedikit mendapat sanjungan dan acungan jempol dari pemimpin negara lain di dunia ini. Seperti disampaikan Presiden Prancis pada konferensi pers yang dilaksanakan di Istana Negara ketika lawatannya ke Indonesia pada bulan Maret lalu.

Francois Hollande menyatakan bahwa Indonesia merupakan sebuah negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, namun Indonesia mampu menjaga nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan dengan baik.

Indonesia menjadi model dalam pelaksanaan demokrasi yang menjunjung tinggi keberagaman dan semua ini memberikan ilham bagi upaya Prancis dalam menjaga toleransi.

Dengan begitu, Presiden Prancis berharap kedua negara bisa saling bertukar pikiran dalam nilai toleransi dan menangkal aksi terorisme. "Kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga sebagai bangsa yang mengusung kebhinekaan ini dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Pangdam.

Pangdam menghimbau dan mengajak kepada segenap komponen bangsa untuk menggelorakan Ikrar Kebangsaan demi persatuan dan kesatuan Bangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Adapun isi dari Ikrar Kebangsaan yang digelorakan, yaitu, Kami Masyarakat Bali Nusra Berikrar :
  1. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  2. Senantiasa menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dengan saling menghormati antar suku, agama, ras dan antar golongan.
  3. Senantiasa siap sedia menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan digelorakannya Ikrar Kebangsaan tersebut diharapkan meningkatnya kerjasama dan sinergitas seluruh komponen bangsa, dimana kelompok mayoritas harus dapat mengayomi kelompok minoritas, sehingga stabilitas keamanan khusus-nya di wilayah Bali Nusra dapat terwujud dengan baik.

Seperti diketahui bersama, bahwa saat ini berbagai ancaman dapat membahayakan kedaulatan maupun keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ancaman yang datang berupa penyebaran berita provokatif/Hoax yang tidak sesuai dengan Ideologi Bangsa Indonesia yaitu Pancasila yang merupakan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia sehingga dapat menyebab-kan perpecahan.

Pada acara buka puasa Kebangsaan kali ini, semua ingin berbagi rasa dengan memberikan sekedar bantuan berupa bingkisan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Yayasan Al Fattah Taman Griya Nusa Dua dan Baitul Mutaqim Jimbaran.

Setelah sambutan Pangdam, acara dilanjutkan Ceramah Kebangsaan Bapak Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj serta Kultum dan do’a pembatalan puasa yang dibawakan Bapak H. Muhsin Thalib.

Turut hadir pada kegiatan Buka Puasa Kebangsaan, Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj, Para Gubernur, Para Kapolda serta para Unsur FKPD se-Bali Nusra, Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Pur) Wisnu Bawa Tenaya, Wakil Gubernur Bali, Kasdam IX/ Udayana.

Kabinda dan Ka BNN Provinsi Bali, H. Muhsin Thalib, Ketua DPW Partai Perindo Bali Wayan Sukla Arnata, Sekda, para Asisten, para Kepala Dinas, dan para Kakanwil Provinsi Bali, para Pejabat Utama TNI-Polri, para Purnawirawan TNI-Polri, Ketua FKUB, Ketua MUI. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi