BPJS Siapkan Posko Mudik, Masyarakat Diimbau Bawa JKN-KIS

Kamis, 15 Juni 2017 : 23.30
Kepala BPJS  Kesehatan Singaraja Made Sukmayanti berikan keterangan pers
BULELENG - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Made Sukmayanti mengingatkan masyarakat yang melakukan mudik dalam libur lebaran ini agar membawa kartu JKN-KIS yang sewaktu-waktu bisa dipergunakan.

Sukmayanti menyatakan selama masa mudik jelang lebaran ini, para peserta JKN-KIS dihimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS.

Untuk melayani masyarakat, BPJS Kesehatan juga membuka Posko Mudik di delapan titik padat pemudik yakni Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Jogjakarta, Terminal Tirtinadi Surakarta, Terminal Bungarsaih Surabaya, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten.

Langkah itu sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan, menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017.

"BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanan," sambung Sukmayanti dalam konferensi pers di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Kamis (15/6/2017).

Adapun Posko Mudik BPJS Kesehatan digelar pada tanggal 21-24 Juni 2017 yang akan menyediakan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga sosialisasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.

Ia menambahkan, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik lebaran tahun ini dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih sederhana.

Disamping itu, selama libur lebaran 2017, masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500400 untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, memperoleh informasi, melakukan pemgaduan.

Juga bisa melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS, serta mengetahui perhitungan denda pelayanan.

Sukmayanti menegaskan selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.

Karenanya, fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta. Peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantot Cabang BPJS Kesehatan setempat.

"Untuk prosedurnya, peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non-darurat datang langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," sambungnya. Kebijakan penyederhanaan prosedur pelayanan kesehatan tersebut berlaku sejak 19 Juni 2017 sampai dengan 2 Juli 2017.

Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik ataupun telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

"Kebijakan tersebut mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan," demikian Sukmayanti. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi