Bebaskan Penyakit, Satwa di Bali Zoo Jalani Ritual "Tumpak Kandang"

Senin, 26 Juni 2017 : 08.22
GIANYAR - Guna memohon keselamatan agar seluruh satwa peliharaan terbebas dari segala penyakit pihak manajemen Kebun Binatang Bali Zoo di Kabupaten Gianyar melakukan ritual upacara "Tumpak Kandang" .

Setiap enam bulan sekali, digelar upacara Tumpek Kandang yang memiliki makna untuk mengembangkan rasa kasih sayang dan penghormatan kepada semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa khususnya satwa dengan menghaturkan jamuan dan percikan air suci.

Pemangku Pura setempat memimpin upacara secara simbolik secara simbolik meliputi satwa jinak seperti Ornwititon, Gajah, Binturong, Burung Macaw, Bayi Harimau, Bayi Singa dan beberapa satwa lain.

Head of Public Bali Zoo Emma Kristiana Chandra menjelaskan, upacara Tumpek Kandang merupakan bentuk penghormatan terhadap Dewa Pencipta dan Pemelihara Satwa.

"Tujuannya memohonkan keselamatan agar seluruh satwa diberi kesehatan (terbebas dari segala penyakit). Upacara Tumpek Kandang juga merupakan bentuk apresiasi kasih sayang terhadap berbagai koieksi satwa di Bali Zoo," jelasnya akhir pekan lalu.

Dikatakan, perayaan hari suci ini juga berkaitan konsep Tri Hita Karana, yang sesuai dengan ajaran Palemahan yaitu hubungan manusia dengan alam sekitar khususnya satwa. "Perayaan Tumpek Kandang, Bali Zoo secara tidak langsung turut menjaga harmoni kelestarian alam beserta isinya," imbuh Emma.

Dengan pelaksanaan upacara ini satwa terbebas dari penyakit dan bisa hidup sehat. Ritual unik tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara dan domestik yang sedang mengunjungi Bali Zoo.

Emma menyebuttkan, musim liburan ini kunjungan wisatawan ke Bali Zoo meningkat tajam dibanding hari biasa. "Kalau hari biasa rata-rata 700 wisatawan, beberapa hari terakhir meningkat hingga dua kali lipat,” tambahnya. Bali Zoo yang berdiri tahun 2002 silam saat ini mengoleksi sekitar 500 satwa. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi