Antisipasi Kejadian Selama Mudik, Basarnas Bali Siagakan Tim Rescue

Minggu, 18 Juni 2017 : 22.55
Tim Rescue SAR Denpasar siaga di Pelabuhan Gilimanuk dan Padang Bai
BADUNG - Kantor SAR Denpasar bersama unsur SAR lainnya terus berupaya meminimalkan jumlah korban kecelakaan yang diakibatkan dari tranportasi darat, laut dan udara selama masa mudik Hari Raya Idul Fitri.

Seiring meningkatnya moda transportasi darat, udara dan laut jelang Hari Raya Idul Fitri 1938 Hijriyah mendapatkan perhatian khusus Bagi Badan SAR Nasional. Pasalnya, moda transportasi sangat tinggi antar pulau yang satu dan lainnya tentunya akan sebanding dengan resiko terjadinya kecelakaan.

Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar mengungkapkan, pihaknya telah menyiagakan 126 personel guna meningkatkan kesiapsiagaan menjelang arus mudik dan balik pada lebaran 2017.

Kata dia, semua personel akan disiagakan di sejumlah titik yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang tinggi di wilayah Bali. "Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan SAR kepada masyarakat yang ingin melakukan mudik dan liburan di kampung halaman," harapnya, Minggu (18/6/2017).

Mengantisipasi terjadinya kecelakaan pelayaran di pelabuhan penyebaran Kantor SAR Denpasar menyiagan Kapal Negara (KN) SAR Arjuna 229 serta tiga unit Rigid Inflatable Boat (RIB) yang terdapat di setiap pelabuhan penyebrangan di Bali.

Untuk meningkatkan response time terhadap kecelakaan Lakalantas akibat adanya peningkatan arus lalu lintas jelang lebaran, Kantor SAR Denpasar mengerahkan dua unitRescue Truck yang dilengkapi berbagai perlatan di dalamnya untuk mobile di berbagai tempat.

Selain itu, helikopter jenis Bolco juga disiagakan untuk memantau pelabuhan penyebaranan melalui uadara dan kesiapan Evakuasi Medis Udara (EMU).

Didi menambahkan, kegiatan siaga SAR Khusus Lebaran ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya, untuk itu kesiapan peralatan dan tim rescue menjadi point utama dalam penyelenggaraan siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2017.

Saat ini Kantor SAR Denpasar memiliki tiga Pos SAR yang berada di wilayah timur Bali (Pos SAR Karangasem), Utara (Pos SAR Buleleng) dan Barat (Pos SAR Jembarana) akan menyiagakan personil di jalur penyebaran baik di pelabuhan penyebarangan Padangbai, Karangasem dan pelabuhan penyebarangan Gilimanuk, Jembrana.

Tak hanya di titik rawan kecelakaan. Lanjut Didi, Pengerahan personil juga dilakukan di tempat-tempat wisata. Bali yang dikenal sebagai pusat destinasi wisata pasti akan dimaanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang berada di Pulau Bali.

"Hal ini tentunya juga akan meningkatkan aktifitas yang rentan akan terjadinya kecelakaan," imbuh Didi saat memberikan briefing pada pembukaan siaga SAR khusus Lebaran 2017. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi