Anggaran Berkurang Rp40 M, Gubernur Pastika Yakin RS Bali Mandara Beroperasi

Kamis, 22 Juni 2017 : 04.15
DENPASAR - Meskipun ada penguranan anggaran hingga Rp40 Miliar namun Gubernur Bali Made Mangku Pastika tetap yakin Rumah Sakit Bali Mandara sebagai RS unggulan Pemprov Bali tetap bisa beroperasi.

Hal itu dikarenakan sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk mengutamakan pemberian layanan kesehatan bagi masyarakat, meskipun ada pengurangan alokasi anggaran untuk pengadaan alat kesehatan di RS Bali Mandara.

Pastika mengungkapkan, terjadinya pengurangan anggaran Rp40 miliar dari yang dianggarkan semula karena tidak semua bisa dipenuhi anggaran daerah. Direncanakan rumah sakit itu, "soft opening" 14 Agustus 2017 bertepatan Hari Jadi Provinsi Bali.

"Tetap bisa operasional, misalnya dari enam ruang operasi, dibuat empat dulu kan bisa," katanya ditemui usai rapat paripurna DPRD Bali, Kamis (21/6/2017). Salah satu penyiasatan yang dilakukan misalnya ruangan super VVIP tidak dibangun dahulu karena terpenting rakyat yang menggunakan BPJS bisa ditampung.

Dikatakan, rasionalisasi anggaran alat kesehatan hingga Rp40 miliar itu karena ada persoalan dari sisi pendapatan daerah untuk tahun ini. Berdasar hitungan, Bapenda (Badan Pendapatan Daerah), sulit mencapai pendapatan sebagaimana ditargetkan tahun ini.

Belum turunnya dana alokasi umum (DAU) pemerintah pusat sekitar Rp253 miliar lebih, sebagai konsekuensi peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK ke pemerintah provinsi menjadi ganjalan APBD Bali. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi