Tim Efor Lanal Denpasar Siap Amankan Insiden di Perairan Bali

Kamis, 18 Mei 2017 : 22.43
DENPASAR - Pelaksanaan Gelar Regional Marpolex tahun 2017 di Bali baru saja usai, dengan upacara penutupan dipimpin Direktur KPLP Jonggung Sitorus di Pelabuhan Benoa Denpasar Bali, Rabu (17/5/17)

Dari hasil kegiatan selama Marpolex 2017 telah dilaksanakan dan dievaluasi Tim Satgas Marpolex 2017 di Pelabuhan Benoa Bali.

Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar yang dibawah Komando Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya turut ambil bagian dalam latihan bersama dilaksanakan Kapal Coast Guard dari Indonesia dan Phillipina.

Juga tim asal Jepang sebagai Tim Observer, dengan menurun Tim EFQR (East Fleet Quick Response), Combat Boat (Patkamla Bali), Catamaran dan Sea Rider. Dalam pelaksanaan Regional Marpolex 2017 yang mensimulasikan tentang kebocoran dan bahaya tumpahan minyak di laut di perairan Tanjung Benoa dan Selat Badung,

TNI AL dalam hal ini Lanal Denpasar melaksanakan pengaman lokasi latihan terjadinya kebocoran dan bahaya tumpahan minyak.

Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka, Lanal Denpasar yang di bawah Komando Pangakalan Utama TNI AL V Surabaya, mempunyai fungsi diantaranya sebagai satuan pengamanan laut sesuai batas wilayah perairan.

"Wilayah yang menjadi tugas dan tanggung jawab Lantamal V. Keberadanya untuk merespon cepat permasalahan di wilayah kerja Lantamal V terutama di Lanal Denpasar," kata Oka. Adanya Tim satuan tugas EFQR (Eastern Fleet Quick Response) diharapkan satuan tugas ini maka dapat melaksanakan aksi penindakan dengan cepat.

Penindakan itu dalam bentuk optimalisasi respon represif yang fleksibel dan profesional dalam menaggulangi berbagai insiden/kejadian di laut. Baik insiden yang berupa tindak pidana maupun kecelakaan di laut yang terjadi di wilayah kerja Lantamal V terutama di wilayah Bali.

Adapun Giat Lat Marpolex 2017 di Selat Badung seperti penanggulangan orang Jatuh dilaut, penanggulangan kebakaran di MT. Kalimantan Jayakarta, penanggulangan tumpahan minyak di Laut.

Unsur-unsur yang terlibat antara lain : Tim EFQR, Patkamla Bali dan Patkamla Catamaran Lanal Denpasar, Helly Bolcow (Basarnas), MT. Kalimantan Jaya Karta, Kapal Basarnas KN. Arjuna, KN. Grantin P-211 (KPLP Surabaya), TB. Maden City (Pelindo), TB. Matra Tunda Pertamina, KN. Chundamani P-116 (KPLP Surabaya).

Selain itu turut serta, KN. Trisula P-111 (KPLP Jakarta), Polairud Polda Bali, TB. Prospero 10 Resque (LNG), KN. Alugara P-114 (KPLP Jakarta), 4 (empat) Kapal Coast Guard Philipina.

Hadir dan menyaksikan yang on board di KN Sarotama P-112  yang sedang berlayar di Selat Badung antara Lain : Dirops Basarnas Brigjen TNI (Mar) Ivan AR. T, Pasops Lanal Denpasar Mayor Laut (P) Agung Wibowo,

Juga, Deputi Ops SKK Migas Muliawan, Dirut Pertamina Bag. Pemasaran Marine Joni Harsoni, Pelaksana dan Pemeriksa Bea Cukai Denpasar I Wayan Dedi, Dirpolairud Polda Bali AKBP Handoyo, Delegasi Coast Guard Philipina dan Delegasi Coast Guard Jepang serta tamu undangan lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi