Tegakkan Hukum Persaingan Usaha yang Sehat, KPPU Gandeng Kejagung

Jumat, 19 Mei 2017 : 20.26
Ketua KPPU Syarkawi Rauf usai bertemu Jaksa Agung M Prasetyo (foto:istimewa)
JAKARTA - Dalam upaya memperkuat penegakan hukum persaingan usaha yang sehat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Kejaksaan Agung akan menjalin kerja sama. Kedua lembaga negara ini dalam waktu dekat menggelar pendatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama.

"Sedikitnya ada tiga poin utama yang menjadi fokus kerja sama KPPU dengan Kejaksaan Agung," jelas Ketua KPPU Syarkawi Rauf  di Kantor Kejaksaan Agung, Jumat (19/5/17).

Ia mengatakan, rencana kerja sama ini merupakan hasil pertemuan dirinya dengan Jaksa Agung M Prasetyo. Rincian klausul kerja sama tersebut yaitu, pertama, penguatan koordinasi dalam hal penegakan hukum persaingan usaha.

"Misalnya, nanti diimplementasikan untuk sanksi yang sudah inkracht, Kejaksaan Agung akan turut membantu KPPU untuk mengeksekusi denda atau sanksi," kata Syarkawi.

Yang kedua, KPPU dan Kejaksaan Agung sepakat untuk bersama-sama meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di masing-masing lembaga. Kedua lembaga akan menggelar acara bersama atau workshop yang berisi seminar untuk saling memberikan pengetahuan dan saling berbagi pengalaman terkait dengan hukum persaingan.

"Ke depan, Kejaksaan bisa melibatkan KPPU untuk membantu dalam hal pengembangan jenjang karir di lingkungan kejaksaan. Di mana, materi persaingan usaha akan menjadi salah satu yang akan dikembangkan," sambungnya.

Kemudian, KPPU akan belajar kepada Kejaksaan Agung khususnya di bidang penuntutan. Para investigator KPPU akan diberikan pelatihan oleh kejaksaan. Para investigator di KPPU akan di-training untuk menjadi investigator yang baik. Hal ini yang akan kami serap dari kejaksaan, karena, kejaksaan memiliki keahlian dalam bidang penuntutan.

Poin ketiga KPPU dan Kejaksaan Agung akan membentuk tim bersama. Tim ini akan difokuskan untuk membantu penanganan perkara supaya bisa berjalan lebih optimal. Kejaksaan juga bisa mengembangkan perkara dari segi hukum pidana.

Nantinya, koordinasi Kejaksaan Agung dan KPPU akan dilakukan sejak awal penanganan perkara. Fungsi tim ini termasuk dalam hal tukar menukar data yang terkait dengan penegakan hukum persaingan.

Selain Ketua KPPU Syarkawi Rauf dan Jaksa Agung M Prasetyo, hadir pula Deputy Penegakan Hukum KPPU Setyabudi Yulianto, Direktur Penindakan KPPU Gopprera Panggabean, Sekretaris Jenderal KPPU Charles Panji Dewanto, dan Kabiro Hukum, Humas dan Kerja Sama KPPU Dendy Rakhmad Sutrisno.

Turut hadir Jamdatun Bambang Setyo Wahyudi, Jambin Bambang Waluyo, Jampidum Noor Rochmad, Karo Hukum & Hubungan Luar Negeri Kejagung Chairul Amir. (des)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi