Sakit Prostat, Warga Tejakula Akhiri Hidup di Kamar Mandi

Jumat, 19 Mei 2017 : 21.26
Petugas periksa korban bunuh diri di Buleleng (foto:istimewa)
BULELENG - Gede Seneng (56) warga Desa Les Kecamatan Tejakula, Buleleng ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung di Kamar Mandi rumah, Jumat (19/5/17) sore. Korban ditemukan meninggal Pukul 16.00 Wita oleh keluarganya.

Anggota Jaga Polsek Tejakula mendatangi TKP guna melakukan penyelidikan. Dari keterangan dihimpun, korban di temukan tergantung di Kamar Mandi di rumah Anaknya Gede Restita Sadnyana (45) beralamat Dusun Lempedu Desa Les.

Polisi menemukan Tali Nilon warna Biru di lokasi dan korban mengenakan sarung Kotak kotak warna merah hitam dengan menggunan baju Kaos bergaris. Cucu korban Made Linka Sari (13) pelajar SMP menemukan petani itu sekira Pukul 15.45 Wita.

Dari penanganan di TKP, diketahui jarak dari tanah sampai tali ikatan denga tinggi kurang lebih 2,75 meter dari posisi tergantung ke tanah kurang lebih 30 cm. "Sedangkan jarak korban tergantung dengan ikat di kayu usuk Kamar mandi kurang lebih 75 cm," ujar seorang petugas.

Pihak keluarga menuturkan, korban mengalami sakit Prostat dan sudah pernah ke Rumah Sakit Umum Singaraja. Saat itu, korban pernah dipasangi selang selama kurang lebih dua bulan namun oleh Dokter Rumah Sakit Umum Singaraja belum dapat jadwal Operasi.

Dari keterangan keluarga, korban belakangan ini sering mengeluh kesakitan dan merasa ribet memakai selang di kemaluannya. Saksi yang Cucu korban menuturkan saat hendak mandi dan setelah membuka pintu kamar mandi dilihat sang kakke dalam keadaan tergantung.

Warga lainnya yang mendengar kejadian itu, datang menurunkan Korban dan dibaringkan di tempat tidur teras rumah lalu segera melaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat. Atas kejadian itu, pihak keluarga mengiklaskan kejadian ini dan tidak akan melanjutkan kejadian ini serta menolak dilakukan Otopsi.

Petugas Puskesmas I Tejakula dipimpin dr. Gede Megantara dan juga menguatkan hasil pemeriksaan jika korban murni gantung diri. "Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban," imbuh petugas. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi