Pangdam Udayana Tindak Anggotanya yang Terlibat Becking dan Asusila

Rabu, 31 Mei 2017 : 15.14
DENPASAR - Tidak hanya kasus besar seperti narkoba hingga peredaran uang palsu Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin menegaskan akan menindak tegas anggotnya yang terbukti terlibat dalam berbagai pelanggaran seperti tindak asusila hingga menjadi becking pihak tertentu.

Penegasan itu disampaikan Panglima saat memberikan pengarahan seluruh Prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana Se-Garnizun Denpasar di Gor Praja Raksaka Kepaon, Rabu (31/5/17).

Dalam kesempatan itu,Pangdam mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1438 Hijriyah Tahun 2017 kepada Umat Muslim, Bagi yang non Muslim supaya menghormati bagi rekannya yang menjalankan ibadah puasa.

Selanjutnya dalam pengarahannya Pangdam menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan tugas masing-masing staf.

"Untuk Bidang Pengamanan/Intelijen, akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran seperti Narkoba, Asusila, werving, peredaran uang palsu, segala bentuk becking dan pelanggaran-pelanggaran lainnya," tukas Komaruddin.

Bidang Operasi, latihan agar disiapkan, direncanakan, dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut serta dievaluasi sesuai program kerja guna memelihara dan meningkatkan kemapuan prajurit sesuai yang diharapkan.

Demikian juga bidang Personel, pengusulan personel untuk pindah antar Kotama sangat selektif karena Kodam IX/Udayana masih kekurangan personel terutama di wilayah perbatasan dan pulau terluar.

Senantiasa menjaga kesehatan dan kemampuan fisik agar tidak menjadi permasalahan pada saat UKP, seleksi pendidikan/jabatan tertentu. Kemudian memberikan penghargaan kepada prajurit yang berprestasi.

Bidang Logistik, menghemat penggunaan listrik, telepon dan air di perkantoran dan perumahan serta melakukan perawatan rumah dinas yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing.

"Bidang Teritorial, meningkatkan pembinaan kewilayahan yang dilandasi dengan semangat kebersamaan, keke-luargaan, gotong royong sehingga tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat dan bangun komunikasi yang intensif dengan aparat terkait serta seluruh komponen bangsa lainnya," demikian Komaruddin. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi