Pameran Tiga Fotografer Muda Gugah Kesadaran Peduli Lingkungan di Bali

Minggu, 28 Mei 2017 : 00.37
Salah satu karya foto yang dipamerkan
DENPASAR - Tiga fotografer muda menggelar pameran fotografi yang mengusung tajuk “Imageinaction 3: Nirguna” sebagai upaya melakukan sebentuk seruan kesadaran serta kepedulian akan lingkungan.

Agenda digagas oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fotografi ISI Denpasar bekerjasama dengan BBB dibuka secara resmi, Minggu (28/5/17) di Bentara Budaya Bali (BBB) Jalan Prof. Ida Bagus Mantra No.88A, bypass Ketewel, Gianyar.

Melalui media fotografi, para fotografer muda ini berupaya melakukan sebentuk seruan kesadaran serta kepedulian akan lingkungan. Secara khusus karya-karya mereka menyeroti problematik sekitar lingkungan terutama masalah sampah.

Masing-masing fotografer menghadirkan perspektif mereka tentang sampah melalui karya fotografi. Diharapkan, para penonton atau penikmat fotografi nantinya dapat tergerak untuk peduli pada lingkungan sekitarnya.

Adapun pameran kali ini diikuti oleh Mahasiswa Jurusan Fotografi ISI Denpasar serta delegasi terpilih dari Forum Komunikasi Mahasiswa Fotografi (FKMFI) diantaranya yang berasal dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Institut Seni Indonesia Surakarta, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Universtas Trisakti, Universitas Pasundan, Polieknik Media Kreatif Jakarta.

Ketua Panitia pameran ini, Farid Asyikin, menjelaskan bahwa pemilihan tajuk “Nirguna” memiliki filosofi tersendiri. Nirguna yang terdiri dari kata “Nir” dan “Guna” dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak berguna, dalam hal ini merujuk pada definisi sampah.

Namun, bagi para fotografer muda ISI Denpasar, sampah justru bisa menjadi sesuatu yang bernilai guna. "Ketika diterjemahkan ke dalam karya fotografi, sampah menjadi  sebentuk kritik sosial serta seruan kesadaran bagi masyarakat untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan," jelasnya.

Turut memaknai pameran ini akan dihadirkan pula seni instalasi serta performing art yang merespon tematik pameran “Nirguna”. Serangkaian eksibisi juga diselenggarakan berbagai agenda, antara lain Workshop Cyanotype bersama narasumber Ida Bagus Candra Yana, S.Sn., M.Sn (Dosen Fotografi ISI Denpasar), Bedah Karya Fotografi oleh I Made Bayu Pramana, S.Sn., M.Sn (Dosen Fotografi ISI Denpasar), Lomba Fotografi On The Spot dan Live Mural.

Dosen muda  Program Studi Fotografi ISI Denpasar I Made Bayu Pramana, menyatakan bahwa pameran ujian akhir semester yang digelar secara rutin oleh mahasiswa ini merupakan ajang yang sangat penting bagi perkembangan kualitas kekaryaan mahasiswa secara akademik.

Karena dalam pameran mereka dituntut untuk dapat menjelaskan serta mempertahankan konsep yang melandasi karya mereka. Menurut Bayu karya fotografi akademis tidak saja indah secara visual, tetapi mengandung berbagai unsur seperti ide, teknis yang baik, serta keunikan yang spesifik sebagai gaya pribadi seorang fotografer.

Pameran bersama “Imagenaction” ini merupakan program berkala HMJ Fotografi ISI Denpasar. Agenda ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 di Maha Art Gallery, dan yang kedua tahun 2016 di Bentara Budaya Bali.

Terkait program Akademika, Bentara Budaya Bali telah menyelenggarakan kerjasama berulang dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Ilmu Budaya UI, STMIK – STIKOM Bali.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi Alfa Prima, UKM Udayana Science Club (USC) Unud, Jurusan Teknik Arsitektur Unud, Pers Mahasiswa Lini Masa FISIP Unud, Pers Mahasiswa Akademika Universitas Udayana, serta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. (gek)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi