Jaring 15 Juta Wisman, Pariwisata RI Masih Bergantung Bali

Jumat, 26 Mei 2017 : 06.37
DENPASAR - Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan asing mencapai 15 juta orang pada tahun 2017 di mana Bali masih menjadi andalan dalam menjaring turis ke Tanah Air.

Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Judi Rifajantoro mengatakan, kunjungan wisatawan asing mengalami peningkatan setiap tahunnya. Wisman datang melalui bandara-bandara internasional yang ada termasuk lewat Bandara Ngurah Rai Bali.

Pada tahun 2015 jumlah wisman mencapai 10,4 juta orang atau pertumbuhannya tercatat 11 persen. Setahun kemudian tahun 2016, sebanyak 12 juta wisman dari berbagai penjuru dunia berlibur ke Indonesia. Terjadi kenaikan 15 persen dibanding tahun 2015.

"Tahun ini, 2017, Presiden Joko widodo menargetkan 15 juta wisman atau naik 25 persen dibanding tahun lalu," sebut Rifajantoro saat persemian Penerbangan XT402 rute Denpasar-Narita Jepang di Bandara Ngurah Rai, Kamis (25/5/17).

Tentu saja, guna mencapai target kunjungan turis sebesar itu, perlu mendapat dukungan dari kalangan bandara, masakapai dan industri pariwisata lainnya.

"Target kenaikan 25 persen kunjungan wisman, kita memang menghidupkan juga lewat pintu-pintu 28 airpot internasional lainnya, tetapi karena target besar, kita masih harus bergantung Denpasar," tegasnya.

Salah satu wisman yang berkontribusi terhadap pariwisata Indonesia berasal dari Jepang. wisman Jepang tercatat pada tahun ini telah mencapai 792 ribu orang meningkat dibanding tahun lalu yang sebesar 535 orang.

"Kami yakin pertumbuhan besar ini, dengan adanya rute baru Denpasar-Narita jumlah wisman Jepang akan meningkat, mudah-mudahan target tahun ini bisa tercapai," sambungnya dalam acara yang dihadiri CEO Grup AirAsia untuk Indonesia, Dendy Kurniawan dan belasan jurnalis Jepang itu.

PIhaknya juga menunggu gebrakan lainnya seperti dari Maskapai AirAsia untuk membuka rute-rute lainnya di Jepang selain di Mumbai dan Narita. Pembukaan rute baru ini sejalan dengan rencana Kemenpar untuk meningkatkan jumlah wisatawan internasional yang datang ke Indonesia.

Dengan dukungan dari maskapai, termasuk AirAsia, dengan rute-rute baru yang menarik yang menghubungkan Indonesia dengan belahan dunia lainnya, kami optimis bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai target kedatangan turis asing.”

Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Yang Terhormat Hirohisa CHIBA mengatakan, "Kami sangat antusias dengan dibukanya rute baru ini yang memberikan lebih banyak pilihan bagi pelancong dari Indonesia dan Jepang.

Kedua negara pasti akan mendapat keuntungan dari dimulainya penerbangan langsung antara Tokyo Narita dan Bali, karena dampaknya pada sisi ekonomi yang positif, terutama di bidang pariwisata. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi