Gubernur Pastika Harapkan RIP Pelabuhan Benoa Segera Tuntas

Kamis, 11 Mei 2017 : 18.30
NUSA DUA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap Rencana Induk Pengembangan (RIP) Pelabuhan Benoa bisa segera dituntaskan sehingga  bisa mendukung pengembangan pelabuhan terbesar di Pulau Seribu Pura itu.

Pastika menyatakan itu usai menghadiri perhelatan yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III dan IV yang menjadi tuan rumah The 30th World Ports Conference, International Association of Ports and Harbors (IAPH), 7 - 12 Mei 2017 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Pastika menegaskan kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah pusat menjadikan Indonesia sebagai poros maritim. Juga program ‘Sea Toll’ yang sangat membantu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian bangsa Indonesia. Dan konferensi ini menjadi peluang investasi yang besar.

Terkait pelabuhan di Bali, Pastika menekankan pelabuhan Benoa dan Celukan Bawang akan menjadi pelabuhan besar, dan sudah dalam rencana pengembangan. "Saya berharap Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan yang masih berproses dapat segera diselesaikan sehingga pengembangan itu bisa dilaksanakan lebih cepat," tukas dia.

Konferensi kepelabuhanan dunia tersebut juga diisi dengan pameran pelabuhan dan industri maritim dari berbagai negara.

Tema utama konferensi "Enabling Trade Energizing The World", diselenggarakan dalam lima sesi terbuka untuk membahas topik menarik seperti Greenfield Port Development, Port Hinterland Connectivity and Multimodal Logistics, Transformasi Maritim Indonesia, dan lain-lain.

Konferensi Kepelabuhanan Dunia IAPH ke-30 dihadiri oleh sekitar 600 delegasi lebih dari 50 negara, termasuk pejabat pemerintah, operator dan asosiasi yang ahli di bidang pelabuhan, logistik, dan kelautan.

Lewat konferensi ini bisa menjadi ajang saling berbagi pengalaman dan mendiskusikan masalah-masalah tertentu yang dihadapi pelabuhan. Bali dipilih sebagai tempat konferensi bukan hanya karena reputasinya sebagai tujuan wisata, namun lebih dari itu, telah terbukti mencatat penyelenggaraan berbagai macam acara internasional.

Hal ini, juga merupakan kesempatan untuk melihat berbagai pemandangan unik tanpa batas serta warisan tradisional dan budaya yang khas di Bali. (gek)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi