Enam Film Meriahkan Europe on Screen 2017 di Bali

Sabtu, 06 Mei 2017 : 08.51
DENPASAR - Festival Film Eropa ke-17, "Europe on Screen" (EOS) 2017 hadir di Bali. Kali ini, bekerjasama dengan Alliance française Bali (AF Bali) dan Bentara Budaya Bali,

Europe on Screen akan memutarkan 6 film Eropa mulai hari Minggu, 7 Mei 2017 hingga Selasa, 9 Mei 2017. Pemutaran film akan dilangsungkan di Bentara Budaya Bali, Jalan Bypass Prof Ida Bagus Mantra, No 88A, Ketewel, Gianyar.

Adapun film-film yang akan diputar The Visitors : Bastille Day (Jean-Marie Poiré, 2016), Under The Shadow (Babak Anvari, 2016), The New Adventures of Aladdin (Arthur Benzaquen, 2015), Our Kind of Traitor (Susanna White, 2016), Ballerina (Éric Summer, Éric Warin, 2016), The Girl with All The Gifts (Colm McCarthy, 2016).

Direktur AF Bali Amandine Salmon, mengharapkan adanya variasi penonton untuk perhelatan Europe on Screen tahun ini.

"Film-film Europe on Screen untuk di Bali lebih variatif dari sisi jenis film. Beberapa film juga diputar dengan teks Bahasa Indonesia. Semoga hal ini dapat menarik minat penonton film di Bali," jelas Amandine.

EOS 2017 secara keseluruhan akan memutar 74 film karya sutradara film ternama asal Eropa. Agenda ini berlangsung dari tanggal 5 hingga 14 Mei 2017 di 6 kota di Indonesia: Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya dan Yogyakarta. Semua film diputar secara GRATIS.

"Film merupakan bagian penting dari budaya Eropa dan kami bangga mempersembahkannya kepada penonton di Indonesia memalui festival ini. Film merupakan pula aset penting dari perekonomian Eropa," kata Kuasa Usaha (Chargé d'Affaires a.i.) Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Charles-Michel Geurts,

Industri film Eropa yang merupakan bagian dari industri budaya dan industri kreatif yang secara kolektif menyediakan 7 juta pekerjaan dan menghasilkan 4,2% dari PDB Uni Eropa seecara internasional diakui sebagai salah satu sentra produksi film beragam dan terbesar di dunia.

"Saya harap Festival ini dapat terus menjadi jembatan antar warga walaupun berbeda kepercayaan, pemikiran dan nilai-nilai, serta melalui cara yang menyenangkan dan memancing diskusi; juga menginspirasi penonton Indonesia untuk mengembangkan industri film Indonesia sebagai aset budaya yang penting dengan potensi kreatif yang luar biasa."

Direktur Festival EOS 2017 Festival Director Orlow Seunke mengatakan, "Ada 74 film berkualitas. Kami mempersembahkan film-film pemenang penghargaan, antara lain Festival Film Berlin, Penghargaan Oscar, Golden Globe dan Film Eropa Terbaik 2016".

Pada Malam Pembukaan Festival di Jakarta, EOS 2017 akan mempersembahkan film "A Perfect Day", film komedi-drama tahun 2015 dari Spanyol karya sutradara Fernando León de Aranoa. Sedangkan Malam Penutupan akan menampilkan film "Here is Harold", film komedi-drama dari Norwegia karya sutradara Gunnar Vikene.

Festival Film Eropa merupakan inisiatif bersama dari para kedutaan besar dan pusat kebudayaan Eropa di Indonesia. Festival ini diselenggarakan di Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1990, kemudian yang kedua pada tahun 1999. Sejak 2003, Festival ini mulai diselenggarakan setiap tahunnya di bawah slogan "Europe on Screen".

Dari keenam film yang memeriahkan EOS di Bali, 3 di antaranya adalah film drama komedi produksi Prancis yang bisa ditonton bersama keluarga, yaitu The Visitors : Bastille Day yang merupakan film ketiga dari trilogi Les Visiteurs (The Visitors), melanjutkan The Visitors II: The Corridors of Time rilis pada tahun 1998. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi