Dukung Pariwisata, AirAsia Extra Terbang Perdana Denpasar-Mumbai

Sabtu, 20 Mei 2017 : 23.31
Inagurasi pelepasan pesawat AirAsia Extra di Bandara Ngurah Rai
MANGUPURA - Indonesia Air Asia Extra membuka penerbangan rute internasional Denpasar (DPS) - Mumbai (BOM) di mana penerbangan rute DPS - BOM ini akan beroperasi 1 (satu) kali setiap harinya.

Penerbangan rute baru itu juga dalam rangka mendukung pemenuhan target pemerintah mendatangkan 15 juta wisatawan asing (wisman) ke Indonesia. Untuk melepas penumpang pertama yang terbang dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Manajemen PT. Indonesia AirAsia Extra secara khusus melangsungkan upacara pelepasan, Jumat (19/5/17).

Penumpang pertama dilepas Dendi Kurniawan selaku CEO Group Indonesia AirAsiaExtra, Suprasetyo selaku Komisaris PT. Angkasa Pura I (Persero) dan Robert D. Waloni selaku Tenaga AhliMenteri Bidang Aksesibilitas Udara Kementerian Pariwisata.

Menggunakan Pesawat Airbus tipe A330 dan membawa 206 penumpang, AirAsiaExtra nomor penerbangan XT852 melakukan penerbangan perdananya dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Mumbai pukul 15.10 Wita.

Upacara penyambutan (inaugural) juga dilakukan untuk menyambut penumpang pertama yang datang, Sabtu (20/5). Seremonial khusus berupa watersalute menyambut 315 penumpang dan air crewXT853 yang mendarat tepat pulu 13.20.

Dendi Kurniawan mengatakan, dibukanya penerbangan ini menandakan komitmen kami Indonesia Air Asia selalu mendukung program pemerintah di bidang pariwisata, mudah-mudahan penerbangan ini mendapat antusias dari calon penumpang."

Saat ini pemerintah, melalui Kementerian Pariwisata memang tengah gencar menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia. Salah satu faktor pendukungnya adalah infrastruktur dan konektivitas penerbangan.

Untuk itu sinergi Airport, Airline, Airnav dan Authority (4A) dinilai menjadi kunci keberhasilan pemenuhan target 15 juta wisman. General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi menyambut baik penambahan rute penerbangan Indonesia AirAsiaExtra.

"Kami sangat mendukung sekali pembukaan rute baru ini. Sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai kami telah berkomitmen penuh dalam mendukung dan mengembangkan pariwisata Indonesia," kata Yanus.

Angkasa Pura I dalam hal ini merangsang maskapai untuk mengembangkan jalur penerbangannya dengan memberikan tarif khusus. "Angkasa Pura I akan memberikan insentif keringanan biaya pendaratan atau landing fee 50 hingga 100 persen selama 6 bulan untuk penerbangan rute baru" tutup Yanus. (gek)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi