"Dragon Boat Festival" Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Wisman ke Bali

Rabu, 17 Mei 2017 : 22.28
BADUNG - Untuk pertama kalinya di Bali sebuah festival yang bertajuk “Dragon Boat Festival 2017” digelar di perairan Kedonganan yang akan menjadi daya tarik pariwisata sehingga bisa berdampak pada kunjungan wisatawan asing ke Pulau Dewata.

Ya, gagasan festival itu digulirkan Nyoman Sarjana yang kemudian mendapat dukungan penuh Pemkab Badung serta berbagai kalangan masyarakat. Rencananya, “Dragon Boat Festival 2017” akan digelar selama tiga hari mulai tanggal 19 Mei 2017 di Pantai Kedonganan yang dikenal wisman karena ombaknya yang bagus dan berpasir putih.

Festival ini akan berlangsung dan mengambil star di Pantai Kedonganan Badung dengan melibatkan 20 tim dari 9 negara  di antaranya Hongkong, New Zealand, Malaysia, Yuke selain Bali (Indonesia) sebagai tuan rumah.

Dari informasi terakhir diperoleh panitia, ada sekitar 20 tim akan berlaga di ajang ini yang total personilnya sekitar 240 orang. "Setiap tim dalam boatnya nantinya terdiri 12 orang,” sebut Sarjana kepada awak media di Pantai Kedonganan, Rabu (17/5/17)

Pihaknya optimis festival akan berjalan lancar dan semarak setelah melihat begitu besarnya antusiasme peserta. Apalagi, festival ini, belum pernah digelar di Bali bahkan bisa jadi pertama yang memiliki keunikan dalam pelaksananya dipadukan dengan budaya Bali.

Kata dia, festival ini, sangat istimewa karena tidak hanya olah raga lomba adu cepat namun ada dan tidak ada duanya di dunia karena dipadukan dengan budaya. "Inilah bedanya, dengan ajang sejenis yang selama ini digelar di berbagai belahan dunia,” jelasnya.

Meski banyak kegiatan yang mirip namun Dragon Boat Festival ini bukan sebuah lomba untuk mengejar juara semata namun lebih pada even budaya.

Nantinya, tetap peserta yang terbaik akan mendapat hadiah uang, medali dan tropi,” jelasnya seraya menambahkan festival telah mendapat pengakuan dan disupport IDBF-lembaga yang terkait dengan kegiatan wisata.

Nyoman Sarjana
Yang pasti, Sarjana meyakini, ajang unik dan spektakuler itu bisa meningkatkan kunjungn turis ke Bali khususnya kawasan wisaata tersebut. Dragon Boat Festival sengaja dihelat saat low season agar bisa memberi pengaruh maksimal bagi kunjungan wisatawan.

Saat penutupan festival yang akan berlangsung di pantai Tanjung Benoa nanti, akan digelar tarian Baruna Murti yang mengisahkan Dewa Baruna murka karena keadaan alam dan laut rusak serta kotor dengan sampah. Ia berharap dengan event tarian itu bisa menggugah berbagai pihak untuk menjaga, merawat dan melestarikan alam khususnya pantai.

Demi kelancaran acara, panitia telah mendatangkan beberapa boat khusus dari luar daerah. Namun tahun depan pada ajang sejenis akan diupayakan menyediakan boat sehingga tak perlu mendatangkan dari luar. Sebagian peserta telah berdatangan serta menginap di Kedonganan, Jimbaran dan sekitarnya.

“Penginapan di Kedonganan saat ini penuh, sekarang susah mencari penginapan hotel di sekitar pantai” imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi