Apel Akbar KOKAM se-Bali Tegaskan Komitmen Kawal NKRI

Kamis, 25 Mei 2017 : 23.08
DENPASAR - Ratusan Anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Bali menghadiri Apel Akbar KOKAM se-Bali di Lapangan SMA Muhammadiyah I Denpasar, Kamis (25/5/17).

Apel Akbar yang dihadiri ratusan anggota Kokam mengenakan baret merah dan seragam kloreng motif darah mengalir, merupakan bagian dari rangkaian acara milad Pemuda Muhammadiyah ke-84.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Bali yang juga Panglima Wilayah KOKAM Bali, H. Azzizudin menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu pengawal kebangsaan, khususnya mengawal NKRI.

“Kita selalu berkomitmen mengawal kebangsaan, mengawal negeri ini, mengawal NKRI negara yang kita cintai,” tegas Aziz. Dirinya meminta kader KOKAM agar mencontoh sikap Bapak TNI, Panglima Besar Jenderal Sudirman yang tetap berjuang dalam menegakkan NKRI, meskipun kondisi sakit parah.

Sebelum menjadi Panglima Besar TNI, Jenderal Sudirman sendiri merupakan Anggota KOKAM Banyumas dan Ketua Pemuda Muhammadiyah di Banyumas pada masa kolonial Belanda.

“Kita semua harus dapat meneladani Bapak KOKAM yang juga Bapak TNI, Panglima  Besar Sudirman yang terus berjuang menegakkan kemerdekaan bangsa, walaupun dengan kondisi yang sakit parah,” tuturnya.

Pihaknya menjelaskan posisi organisasi sebagai pengawal keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan keadilan dan menjaga pluralitas yang otentik di Indonesia, khususnya di Bali.

“Kita harus berada di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan, kita harus menjaga plularitas yang otentik yang ada di negeri ini, khususnya di Bali,” tegasnya lagi. Sementara Ketua PW Muhammadiyah Bali, H. Aminullah menegaskan komitmen Muhammadiyah terhadap ideologi Pancasila dan UUD 45.

Berdasarkan hasil Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar pada 2015 lalu, yang menyatakan Indonesia sebagai Negara Darul Ahdi wa Syahadah yang berarti Negara yang berdiri berdasarkan konsensus nasional. Bahkan menurutnya Indonesia sendiri berdiri di atas nilai-nilai kemajemukan.

"Darul ahdi artinya negara tempat kita melakukan konsensus nasional. Negara kita berdiri karena seluruh kemajemukan bangsa, golongan, daerah, kekuatan politik, sepakat untuk mendirikan Indonesia. Kita ingin mengembalikan ke sana," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, anggota KOKAM Bali, Achmad Baidhowi mengatakan momentum Apel KOKAM se-Bali ini merupakan salah satu konsolidasi anggota dan juga bagian dari konsolidasi kebangsaan.

Bahkan, pihaknya menegaskan ingin meneguhkan semangat bela negara dan bela umat di tengah carut-marutnya situasi politik bangsa yang menurutnya kurang kondusif. Kata Baidhowi, momentum apel KOKAM hari ini adalah untuk konsolidasi anggota dan konsolidasi kebangsaan.

Melalui apel ini seluruh warga KOKAM Bali ingin semakin meneguhkan semangat kebangsaan dengan semangat Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Keislaman di tengah-tengah situasi kebangsaan yang cenderung kurang kondusif.

"Apel ini juga sebagai awal menuju Apel Akbar seluruh KOKAM Bali yang akan kita laksanakan beberapa waktu yang akan datang yang melibatkan seluruh KOKAM se-Bali,” imbuhnya. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi