Tim Penyelam SAR Diterjunkan Evakuasi Korban Tenggelam di Tabanan

Minggu, 23 April 2017 : 19.49
Tim SAR Denpasar melakukan penyelaman di sungai cari korban tenggelam di Tabanan
TABANAN - Tim SAR sempat menerjunkan penyelam untuk mencari tubuh korban seorang remaja yang tenggelam saat berenang di sungai Yeh Panahan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Minggu (23/4/17).

Korban yang diketahui bernama Aldi Surya Athori (18), sekolah di Surabaya pulang ke Tabanan, Bali untuk liburan dan menghadiri hajatan kerabatnya. Sesaat sebelum kejadian ia bersiap akan mandi di sungai bersama tiga kerabatnya, tiba-tiba ia terpeleset dan terjatuh ke sungai.

Baca sebelumnya : Seorang Santri Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Yeh Panahan

Rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan akan tetapi tubuh Aldi terbawa arus palungan. Menurut kesaksian dari warga, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 Wita.

Basarnas Kantor SAR Denpasar baru menerima laporan dua jam setelahnya. Warga bersama kepolisian setenpat sudah berupaya melakukan pencarian secara manual dan tak berhasil menemuka korban.

Sebanyak 11 personil termasuk dua orang penyelam dikerahkan untuk mencari korban. Kepala Seksi Operasi SAR, Gede Darmada juga ikut terjun langsung ke lokasi.

Akses terdekat dengan posisi korban terjatuh sulit dilalui jika harus membawa peralatan selam, maka tim SAR gabungan memutuskan berjalan menyusuri sungai dari arah selatan lokasi korban tenggelam.

Penyelaman pertama dilakukan dengan kedalaman 3 meter, menyisiri di bawah celah-celah bebatuan dengan hasil nihil. Kondisi air yang keruh mengakibatkan jarak pandang terbatas.

Dengan dibantu penerangan akhirnya korban ditemukan pada upaya penyelaman kedua. Jenasah Aldi ditemukan 3 meter ke arah selatan terbawa aliran sungai dari titik awal ia tenggelam, sekitar kedalaman 3 meter pada pukul 17.40 Wita.

Jenasah dibawa ke rumah duka dengan teknik vertikal rescue. Cara ini harus dilakukan, karena tidak memungkinkan membawa jenasahnya melalui jalur darat, mengingat harus melintasi Pura.

Cara ini juga dinilai efektif karena akses penarikan jenasah ke atas langsung berada di samping rumah korban. Kemudian, jenasah disemayamkan di rumah duka. Dokter dari pihak RSUD tabanan akan melakukan visum langsung di rumah duka. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi