Standarisasi Desa Wisata dan Homestay Dongkrak Minat Wisatawan Asing

Jumat, 28 April 2017 : 23.16
Diskusi peran perbankan mendorong digitalisasi desa wisata dan homestay di Bali di Wisma Bisnis Indonesia Denpasar
DENPASAR - Keberadaan desa wisata dengan sarana akomodasi seperti homestay di pedesaan diyakini akan bisa menumbuhkan minat wisatawan khususnya mancanegara sehingga akan memperpanjang masa liburannya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali Causa Iman Karana mengungkapkan, pihaknya terus mendorong pengembangan desa wisata yang bisa merespons kebutuhan wisatawan di era globalisasi seperti sekarang.

Karenanya, BI mengharapkan, pengelola desa wisata mulai memikirkan untuk mengadopsi sistem digitalisasi yang dapat mempercepat proses transaksi nontunai hingga promosi ke berbagai penjuru dunia.

"Sekarang semuanya serba digital dan wisatawan tinggal bisa klik di hape mereka. Dengan digitalisasi jelas akan membantu desa wisata berkembang," kata Iman Karana dalam diskusi Peran Perbankan Mendorong Digitalisasi Desa Wisata dan Homestay di Bali yang digelar di Wisma Bisnis Indonesia Denpasar, Jum'at (28/4/17).

Kata Iman, saat ini, desa wisata dan homestay merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Pulau Seribu Pura.

Hampir 50% sumbangsih perekonomian Bali ditopang oleh pariwisata khususnya akomodasi dan makan minum sebesar 22%. Hanya saja saat ini lama menetap (length of stay) wisman terus menurun sehingga perlu inovasi.

Menurut Iman, salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkualitas dengan kembali ke budaya Bali dan keasrian alamnya. Disinilah desa wisata dan homestay dapat mengambil peran untuk meningkatkan lama menetap wisatawan sekaligus spending mereka.

Namun yang perlu didorong agar sebelum desa wisata dan home stay melakukan standarisasi sehingga tidak berpotensi mengecewakan wisatawan. Kabid Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Bali I Nyoman Wardawan menegaskan penerapan sistem digital bagi desa wisata dapat meningkatkan kualitas desa wisatai.

"Kami harapkan, ke depan, sistem ini bisa meningkatkan daya tarik wisatawan terhadap desa karena mereka dapat melihat foto sekaligus bertransaksi langsung meskipun dari jarak jauh," imbuhnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi