Gol Bunuh Diri Abdul Rahman, Bali United Gagal Jinakkan Persipura

Minggu, 23 April 2017 : 20.34
Laga Bali United menghadapi Persipura di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar
GIANYAR - Tampil di hadapan 7.740 pendukungnya Bali United gagal menaklukan tim tamu Persipura kalah dengan skor 1-2 dalam laga lanjutan Go-Jek Traveloka Laga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Minggu (23/4/17) petang.

Begitu peluit ditiup wasit Bahcrul Ulum asal Sidoarjo, langsung kedua tim berusaha saling menekan jantung pertahanan lawan. Ribuan supporter fanatik Serdadu Tridatu langsung terdiam melihat gol cepat yang diukir tim Mutiara Hitam itu pada menit ke 3, setelah Marinus Mariyanto lolos jebakan offside dan sukses mencetak gol.

Tendangan keras Marinus, gagal ditepis penjaga gawang Bali United Made Wardana. Kedudukan berubah 1-0 untuk kemenangan tim tamu. Ketinggalan satu gol, anak asuh Hans Peter Schaller, berinisiatif melakukan penyerangan,

Sebenarnya ada dua peluang emas diperoleh Sylvano Comvalius di menit 5 dan 16 namun sayangnya masih belum membuahkan gol untuk tim berjuluk Serdadu Tridatu. Akhirnya, pada menit 31, Sylvano Comvalius benar-benar berhasil mencetak gol untuk Bali United.

Menerima umpan matang Yabes Roni dari sisi kanan, Comvalius sukses melepaskan tendangan terarah yang tidak mampu dihalau penjaga gawang Persipura, Yoo Jae Hoon sehingga kedudukan imbang 1-1.

Petaka bagi Bali United menjelang babak pertama berakhir setelah serangan cepat Persipura dari rusuk kanan berhasil unggul pada menit 42. Pemain belakang Bali United, Abdul Rahman membuat kesalahan meski tanpa sengaja bola yang hendak dibuangnya justru melesak ke jala yang dikawal Wardana.

Kala itu, Rahman bermaksud memotong umpan pemain Persipura, bola malah mengarah ke gawang sendiri dan sulit bagi Made Wardana yang sudah salah langkah untuk mengamankan bola.

Hingga babak pertama usai, skor 1-2 untuk keunggulan Persipura tidak berubah. Demikian juga meski ada beberapa kali peluang emas kedua tim, kedudukan tidak berubah 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Usai pertandingan pelatih Persipura Liestadi mengaku bersyukur anak asuhnya bisa bermain bagus hingga meraih kemenangan. "Pertandingan berjalan sangat ketat, kita lihat terjadi jual beli serangan kedua tim," jelasnya saat konferensi pers.

Menurutnya, para pemain Persipura sudah bermain sesuai arahan pelatih hanya saja diaukui kondisi fisik mereka mengalami kelelahan. Belum lagi, pemain Persipura mengalami kendala bermain di lapangan Stadion Wayan Dipta yang dinilai terlalu dalam dan berat dibanding saat mereka latihan di lapangan yang relatif tipis.

"Tetapi apapun, dewi fortuna milik kami sehingga bisa memenangkan pertandingan," katanya. Menariknya, pihak manajemen Persipura dalam ksempatan itu menegaskan bahwa kemanangan dan gol-gol itu dipersembahkan pertama untuk artis Julia ae erez yang saat ini terbaring sakit.

"Julia Perez pernah berjasa bagi tim kami saat itu menjadi pengisi acara sehingga bisa meraih juara pada Liga 1 tahun 2010," imbuhnya. Sebagai bentuk kepedulian Persipura atas derita Jupe, rencananya mereka akan membesuk Jupe mencari waktu yang tepat.

"Kami berdoa semoga dia cepat sembuh dan kuat melawan penyakit yang diidapnya," kata Ridwan 'Bento' Madubun, media officer Persipura. Sementara itu, pelatih kepala Bali United Hans Peter mengaku jalannya pertandingan sangat ketat dan anak asuhnya telah menunjukkan permainkan maksimal.

Tentu saja, hasil  laga di kandang itu sangat mengecewakan namun itulah pertandingan. Pihaknya saat ini, tengah fokus memperbaiki kelamahan-kelamahan dan bersiap menghadapi laga tandang berikutnya.

Disinggung soal kekcewaan supporter Bali United yang ditunjukkan lewat nyanyian dan teriakan sindiran atas kegagalan anak asuhnya, Hans Peter mengaku tidak bisa berkomentar banyak karena itu merupakan hak supporter untuk menilai. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi