Bupati Eka Kehilangan Sosok Tos Partha Camat Terbaik di Tabanan

Sabtu, 29 April 2017 : 06.32
Bupati Eka melayat di rumah duka almarhum Tos Partha
TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengaku kehilangan sosok Tos Parta salah satu camat terbaik di Tabanan yang merupakan alumnus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) tahun 1987.

Rasa bela sungkawa atas kepergian Camat Baturiti Tos Partha terus berdatangan termasuk dari Wakil BupatiI Komang Gede Sanjaya dan jajaran Pemkab Tabanan. Sekembalinya dari Jakarta dalam rangka mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional 2017, Bupati Eka langsung bergegas ke rumah duka di Desa Tunjuk, Jumat (28/4/17).

Didampingi seluruh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pemkab Tabanan dan kesempatan itu, terlihat juga anggota DPRD Tabanan I Made Dirga dan I Nyoman Suadiana. Mereka disambut langsung oleh istri almarhum, Putri Hariadi, beserta keluarganya.

Rasa kehilangan atas kepergian alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) tahun 1987 itu masih terasa besar. Bupati Eka yang berusaha menguatkan dan membesarkan hati keluarga yang ditinggalkan disambut dengan pelukan dari istri almarhum.

Dalam sebuah kesempatan saat itu, Bupati Eka mengaku masih terkejut atas kepergian almarhum. Apalagi kabar duka diterima saat dirinya masih berada di luar daerah karena mengikuti kegiatan Musrenbangnas. Belum lagi, almarhum Tos Partha sudah dianggapnya sebagai salah satu camat terbaiknya.

"Saya sangat kehilangan. Buat saya, dia salah satu camat terbaik yang cukup dekat dengan pimpinan. Saking dekatnya, almarhum menjadi orang pertama yang paling sering saya tegur," tuturnya. Eka merasa kepergiannya masih seperti mimpi.

Dedikasi dan pengabdiannya buat Kabupaten Tabanan tidak bisa ia lupakan. Dia mengaku Komunikasi terakhir bersama almarhum, terjadi lewat percakapan di pesan instan Whatsapp. Saat itu, almarhum minta izin karena tidak bisa mendampingi kegiatannya di Beji Pura Pucak Tinggah, Kecamatan Baturiti.

"Jujur sampai saya berada di sini (rumah duka), saya masih belum bisa percaya. Tapi inilah takdir. Kodrat dan rencana Tuhan tidak pernah kita ketahui. Kita tidak bisa mengungkapnya. Termasuk kehidupan dan kematian. Itu semua rahasia Beliau. Bedanya hanya siapa yang lebih dulu atau belakangan saja," imbuhnya.

Karena itu, Bupati Eka berharap keluarga yang ditinggalkannya lebih tabah dan ikhlas dalam menghadapi kedukaan. "Sehingga almarhum bisa pergi dengan kedamaian," ucapnya terbata.

Kepergian Tos Partha secara mendadak pada 26 April 2017 malam memang mengagetkan banyak pihak. Baik di lingkungan Pemkab Tabanan maupun di luar lingkungan kerjanya. Ini karena almarhum memang dikenal sebagai sosok yang egaliter. Pergaulannya pun luas di masyarakat. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi