Ratusan Pendekar 40 Negara Ikuti Kejuaraan Silat di Bali

Sabtu, 03 Desember 2016 : 23.22
DENPASAR - Ratusan pendekar silat berbagai negara mengikuti Kejuaraan silat dunia ke-17 yang digelar di Denpasar Bali mulai 5-9 Desember 2016. Kejuaraan silat dunia diikuti peserta dari 40 negara akan mengadu ketangkasan bela diri silat dan seni atraksi lainnya.

Ribuan undangan memadati di Gor Lila Buana, Denpasar, Bali, Sabtu malam (3/12/2016), saat pembukaan kejuaraan pencak silat dunia silat dan Munas Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang dibuka Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nachrawi bersama Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto.

Seremonial pembukaan berlangsung meriah dengan atraksi drumband binaan Prabowo hingga unjuk kebolehan dan kekuatan para pendekar silat yang tampil memukau penonton. Ajang adu silat kelas dunia kali ini diikuti jumlah peserta terbesar sebanyak 553 atlet.

"Pertama kalinya ajang kejuaraan yang ke-17 ini juga digelar festival pencak silat. Di ajang ini sedikitnya ada 16 perguruan yang terlibat," kata Ketua panitia yakni Edhy Prabowo. Edhy mengungkapkan, kejuaraan pencak silat dunia ini menelan anggaran sebesar Rp 14,8 miliar yang seluruhnya didonaturi oleh Prabowo Subianto dan pihak-pihak lainnya.

Saat membuka kejuaraan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Narawi menyampaikan, bahwa tidaklah mudah untuk menjadikan ajang pencak silat masuk dalam ajang Olimpiade. Hal itu membutuhkan perjuangan panjang agar nantinya pencak silat masuk di salah satu cabang olah raga yang dipertandingkann mendatang.

Saat ini, cabang olah raga asli Indonesia itu, sudah masuk dan diakui diajang olah raga tingkat Asia atau Asian Games. Hal itu menunjukkan bahwa pencak silat, mulai banyak digemari warga asing Asia, Eropa ingga Afrika.

Nachrawi berhara pada Olimpiade mendatang, pencak silat sudah bisa dimasukkan. "Ini harus kita kawal bersama, karena butuh 70 negara yang harus terlibat memiliki atlet silat," tandas menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu,

Pihaknya berharap, pencak silat semakin dikenal di dunia sama halnya dengan olahraga beladiri lainnya. "Kalau kungfu dan karate bisa mendunia, kenapa silat tidak," selorohnya disambut applaus hadirin. Dalam kesempatan sama, Prabowo merasakan bangganya, jika seni silat sudah ada di 40 negara.

Ajang dunia itu setiap tahun digelar rutin dan peserta terus bertambah menandakan bahwa olah raga ini makin digemari masyarakat dunia. Dia berpesan, agar para peserta, ingat bahwa mereka satu sama lain pada dasarnya bersaudara. "Kita semua saudara dan nikmatilah Bali yang penuh kedamaian dan cinta keragaman," demikian Prabowo. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi