Puri Denpasar Prakarsasi Sarasehan Pahlawan Nasional Gusti Ngurah Made Agung

Rabu, 14 Desember 2016 : 00.00
DENPASAR - keluarga Puri Agung Denpasar memprakarsai untuk menggali, menginventarisasi, mendokumentasikan nilai-nilai kepahlawanan yang dimiliki oleh tokoh-tokoh nasional tersebut, khususnya yang paling anyar adalah peran dan idiologi pemikiran dari pahlawan nasional I Gusti Ngurah Made Agung sebagai tokoh sentral dalam perang Puputan Badung.

Bali tidak hanya dikenal sebagai Kota Budaya yang adi luhur, namun juga memiliki sederetan pahlawan-pahlawan yang gagah berani dalam membela tanah air Indonesia. Tidak banyak orang tahu bahwa saat ini Bali telah memiliki 6 orang pahlawan nasional yang telah diakui secara nasional.

Keenam pahlawan legendaris berasal dari Bali Untung Surapati yang nama kecilnya I Gusti Alit Made Jambe yang berjuang di tanah Sulawesi sampai ke Pulau Jawa, I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ketut Puja, I Gusti Made Jelantik Gingsir, Anak Agung Gede Agung dan I Gusti Ngurah Made Agung.

Bali yang kaya dengan budaya, teguh memegang konsep kemasyarakatan yang religius mampu mempertahankan nilai-nilai luhur tersebut meski globalisasi telah melanda hampir keseluruh pelosok dunia. Namun tidak berarti kita lengah dan lemah dengan perkembangan teknologi dan ekonomi.

Demikian terungkap dalam audiensi Keluarga Besar Puri Agung Denpasar yang dipimpin oleh AA Ngurah Oka Ratmadi yang lebih dikenal Cok Ratmadi anggota DPDRI di dampingi oleh para penerus Puri Agung Denpasar dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (13/12/2016).

Cok Ratmadi menyampaikan untuk menggali, menginventarisasi, mendokumentasikan nilai-nilai kepahlawanan I Gusti Ngurah Made Agung maka diselenggarakan Sarasehan dengan menampilkan narasumber Dr Dewa Palguna SH, MH dan Prof Gede Parimarta pada tanggal 24 Desember 2016 di Gedung Sewaka Dharma Lumintang.              
             
Sarasehan akan menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat pejuang, komponen masyarakat lainnya, mahasiswa dan siswa di Denpasar. Hal ini dimaksudkan untuk dapat menggali lebih dalam informasi-informasi dunia para tokoh masyarakat dan sekaligus mensosialisasikan nilai-nilai perjuangan I Gusti Ngurah Made Agung kepada generasi penerus.

Sehingga terjadi kesinambungan nilai-nilai dari generasi ke generasi. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik prakarsa ini dan siap membantu prakarsa keluarga besar Puri Agung Denpasar dan berharap nilai-nilai perjuangan I Gusti Ngurah Made Agung dalam mempertahankan nusa bangsa.

"Sehingga kita bisa hidup dengan suasana yang merdeka mandiri dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Patut menteladani dan mentransformasikan kepada generasi-generasi bangsa saat ini," katanya. Dia berharap dalam momen memperingati Puputan Badung setiap 20 September nilai-nilai yang telah di inventarisasi dapat disosialisasikan kepada generasi penerus khususnya di sekolah dan universitas.

Jika memungkinkan dalam Sarasehan itu tidak hanya nilai-nilai kepahlawanan I Gusti Ngurah Made Agung namun juga diperkenalkan nilai-nilai kepahlawanan nasional dari Bali lainnya. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi