Petugas Gabungan Denpasar Ciduk Lima Perempuan Berpakaian Minim

Minggu, 04 Desember 2016 : 18.26
DENPASAR - Lantaran tidak memiliki identitas lima perempuan berpakaian serba minim yang diduga terlibat prostitusi ditangkap petugas gabungan Kota Denpasar Bali. Petugas yang melakukan kegiatan rutin menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan warga.

Tim gabungan terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Kesbangpol Denpasar, serta Linmas Desa/Kelurahan empat kecamatan terus dilakukan. Wilayah-wilayah yang dianggap rentan akan tindakan kejahatan di Kota Denpasar. Pada Sabtu malam (3/12) disisir tim gabungan Kota Denpasar seperti kawasan Kecamatan Denpasar Timur.

Baca juga : Tiga Pasangan Tak Resmi Terbirit-birit Digerebek Petugas

Dikoordinir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Denpasar I.B Alit Wiradana yang melibatkan dua armada truk Satpol PP Denpasar, lengkap dengan puluhan  anggota melakukan penyisiran awal di kawasan Jl. Hangtuah, Kawasan Tohpati, Kawasan Renon, hingga menyasar kawasan Padang Galak Desa Kesiman Petilan.

Patroli kali ini juga melibatkan Linmas Desa Sumerta Kelod, dan Kelurahan Sumerta yang bersama-sama bergerak menyisir ruas-ruas jalan desa/kelurahan setempat. Kawasan Hangtuah menjadi pemantauan awal tim gabungan terkait dengan aksi geng motor yang dapat menggangu kenyaman warga setempat.

Baca juga : Dirazia Petugas, Pemandu Kafe Menangis Histeris

Penyisiran dilakukan di kawasan Lapangan Niti Mandala Renon. Pedagang yang berjualan diatas trotoar juga mendapatkan peringatan dari Kasatpol PP I.B Alit Wiradana. Hingga memasuki kawasan Desa Kesiman Petilan, ada satu warung yang disinyalir dijadikan tempat prostitusi.

Lima perempuan di dalam warung tanpa membawa kartu identitas langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Denpasar. Yuli asal luar Bali kaget dengan kedatangan petugas. Ia yang mengaku baru bekerja dua minggu di warung melayani para tamu yang datang saat membeli minuman.

Kasat Pol PP Denpasar I.B Alit Wiradana mengatakan kegiatan rutin patroli malam kali ini menyasar kawasan Kecamatan Denpasar Timur yang tentunya kami terus melakukan koordinasi dan komunikasi melibatkan tim gabungan Kepolisian, TNI, Linmas desa/kelurahan, serta pecalang.

Baca juga : Anak Gerebek Sang Ibu di Kamar Kos Bersama Pria Lain

Disamping itu beberapa laporan dari masyarakat melalui Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar juga kami lakukan pemantauan di lapangan. Laporan masyarakat terkait dengan  adanya geng motor yang sering melakukan aksi trek-trekan liar dikawasan Renon dengan tindakan tegas tim gabungan dilapangan.

Beberapa tempat-tempat kumpul yang kerap dijadikan tempat pesta minuman keras juga kami lakukan pemantauan dan memberikan pengarahan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. "Linmas desa/kelurahan sangat membantu kegiatan rutin ini, sehingga diharapkan nantinya kegiatan ini dapat bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah masing-masing," ujarnya. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi