Peduli Lingkungan, 200 Benih Lele Ditebar di Aliran Sungai Denpasar

Jumat, 02 Desember 2016 : 17.37
DENPASAR- Sebanyak 2000 ekor benih dan gurame lele ditebar di sungai aliran Tukad Punggawa Denpasar Bali sebagai bagian dari upaya membangkitkan jiwa dan semangat ke gotong-royongan di semua lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

Kegiatan merupakan sinergi Kecamatan Denpasar Selatan dengan PLN, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan Desa/Lurah mengadakan kegiatan Deklarasi Gerakan Mandiri Pemantau Jentik (Gema Petik), Gerakan Densel Bersih, Smart City, Pelayanan Kesehatan gratis, dan kerja bakti serentak oleh semua lapisan masyarakat di area Desa Sidakarya, Jumat (2/12/2016).

Acara dibuka Walikota Denpasar IB Rai Dhamawijaya Mantra yang ditandai dengan dan penyerahan bantuan grobak sampah secara simbolis.

Kegiatan seperti itu, untuk mempercepat tingkat pemahaman masyarakat, dan di Denpasar ini memang harus ada sedikit gerakan revolusioner dengan masalah Gerakan Mandiri Pemantau Jentik ini serta masalah persampahan terutama sampah di air yang bisa menyebabkan banjir.

Untuk menekan jentik nyamuk, memang harus dengan upaya mandiri.

“Kalau bisa upaya mandiri ini terus dilakukan, saya yakin 50% bisa kita tekan tingkat perkembangbiakan jentik ini. Saya mengajak msyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman mengenai kebersihan dan kesehatan,” kata Rai Mantra.

Sudah sewajarnya semua lapisan bersatu dan di libatkan didalam kegiatan yang menyangkut kebersihan dan kesehatan diwilayah masing-masing, dengan kordinasi yang baik dan menjalankan tupoksi dari masing-masing tugasnya.

Camat Denpasar Selatan AA Gde Risnawan mengatakan, Deklarasi Gema Petik dan Gerakan Densel Bersih ini merupakan program berkelanjutan.

Program ini pertamakali dilaksanakan di Pantai Mertasari, Sanur dan kemudian di ikuti oleh Desa/Lurah di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan.

"Dimana kita selalu bersinergi dengan empat pilar, yakni Desa/Lurah, Bendesa, Karang Taruna dan LPM yang ada di masing-masing Desa/Kelurahan," katanya..

Semua lapisan masyarakat bisa tersentuh, apalagi sekarang di musim hujan ini, pasti akan ada jentik-jentik jika kita tidak sigap dalam pemberantasan sarangnya serta kebersihan sungai agar tidak terjadi banjir.

Denpasar Selatan ini merupakan daerah hilir, jadi permasalah-permasalahan itu lah yang paling utama ditangani saat ini. (gek)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi