Dihantam Air Besar, Proyek Saluran Irigasi Subak di Jembrana Jebol

Jumat, 16 Desember 2016 : 06.53
JEMBRANA - Ditengari pengerjaannya asal-asalan proyek saluran irigasi di Subak Manistutu Kangin, Banjar Tunas Mekar Desa Manistutu Melaya, Jembrana akhirnya jebol meskipun baru dua bulan selesai dikerjakan.

Jebolnya saluran irigasi terjadi pada Rabu (14/12) sore. Jebolnya senderan itu sepanjang hampir 50 meter akibat diterjang air besar. Akibatnya sawah milik wakil kelian Subak Manistutu Kangin Nengah Yustono yang baru selesai ditanami padi hancur karena tertimbun longsoran.

Seorang Warga Banjar Tunas Mekar Manistutu Melaya, mengatakan kalau pondasi senderan saluran irigasi itu sangat rawan jebol. "Coba perhatikan pondasi cuma seperti itu, ya jelas saja baru diterjang air besar langsung jebol," kata beberapa warga, Kamis (1512/16).

Warga sempat memposting kondisi senderan jebol saat air bah datang lewat media sosial facebook Rabu sore itu. Mereka 'membully' pekerjaan proyek itu yang dinilai asal-asalan dan campurannya tidak sesuai Sehingga cepat jebol.

Untuk itu, diharapkan, senderan itu segera diperbaiki oleh pihak rekanan yang harus bertanggungjawab terhadap proyek tersebut. Entah rekanan mana yang mengerjakan proyek itu karena tidak ada papan proyek di lokasi. "Mungkin dipasang di tempat lain. Harusnya dipasang juga disini," kata warga.

Dikonfirmasi terpisah, Kadis PU Jembrana IGP Mertadana dan Kabid SDA Dinas PU Pemkab Jembrana Nyoman Aryawan Sudirga mengatakan, proyek saluran irigasi itu merupakan proyek provinsi Bali. "Kami sudah laporkan ke provinsi dan segera diperbaiki," tukas Mertadana. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi