Sebelum Lengser, Pastika Ingin Warga Miskin Bali Berkurang 3,7 Persen

Jumat, 04 November 2016 : 06.23
Gubernur Bali Made Mangku Pastika (dok.kabarnusa)
DENPASAR - Sebelum lengser dari jabatannya pada 2018 mendatang Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan komitmennya untuk menurunkan tingkat kemiskinan hingga 3,7 persen.

Menurutnya, sebagai provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah kedua secara nasional, upaya penurunan angka kemiskinan terus dilakukan.

"Kita akan berupaya mencapai target persentase kemiskinan sebesar 3,7 persen," tegas Pastika saat menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi DPRD Bali atas Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017, pada rapat paripurna DPRD Bali, Kamis 3 Oktober 2016.

Ia juga menjelaskan, persentase tingkat pengangguran terbuka provinsi Bali pada bulan Februari 2016 sebesar 2,12 persen merupakan persentase terendah nasional.

Kendati begitu, ke depan terus diupayakan menurun hingga mencapai 1,76 sampai 1,84 persen pada tahun 2018.

Terkait gambaran pencapaian pemerataan pembangunan, yang dicerminkan dari indikator gini rasio, Pastika menegaskan akan terus diupayakan menurun setiap tahunnya.

"Gini rasio Bali tahun 2015 mencapai 0,38, tahun 2017 ditargetkan sebesar 0,325, serta pada tahun 2018 pada kisaran 0,279 sampai 0,258," sebut mantan Kapolda Bali ini.

Terkait kinerja makro ekonomi, dijelaskan Pastika, apabila dilihat secara nasional hingga semester pertama tahun 2016 tergolong cukup stabil, dengan pertumbuhan sebesar 6,30 persen, di saat ekonomi nasional hanya mencapai kisaran 5 persen.

Pun dengan capaian indikator makro lainnya, jauh lebib baik dibandingkan dengan nasional.

Kondisi tersebut membuktikan bahwa perekonomian Bali mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ekonomi Bali mampu berperan dalam pengendalian harga serta menopang penuruan angka kemiskinan dan pengangguran," demikian Pastika. (gek)

Berita Pilihan
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi