Ribuan Pelanggar Lalu Lintas di Tabanan Terjaring Operasi Zebra Agung

Selasa, 29 November 2016 : 15.29
Salah satu kegiatan razia dalam Operasi Zebra Agung Tabanan @2016 Kabarnusa
TABANAN - Operasi Zebra Agung  (OZA) yang digelar mulai Rabu, 16 November 2016 serentak Kepolisian Republik Indonesia, berakhir Selasa, 29 November 2016. Di Wilayah hukum Polres Tabanan, Bali, selama pelaksanaan OZA berhasil menjaring ribuan.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ketut Mastra Budaya yang juga Kepala Satuan Operasi Sebra Agung seijin Kapolres Tabanan mengemukakan, selama pelaksanaan OZA pihaknya berhasil menjaring 1.024 pelanggar.

"Jumlah tilang riil sampai hari ini tercatat 1.024 pelanggaran yang terdiri dari 738 pelanggaran tanpa SIM, 153 pelanggaran tanpa STNK, 81 pelanggaran tanpa helm, 30 pelanggaran teknis dan 22 pelanggaran rambu," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (29/11/2016) sore.

Menurut Mastra Budaya, selama pelaksanaan OZA di Tabanan, pelanggaran lalu lintas terbesar karena pengendara / pengemudi  tidak memiliki SIM. Berikutnya pelanggaran karena tidak bisa menunjukkan  STNK saat ada razia dengan berbagai alasan.

Terkait pelaksanaan OZA di wilayah hukum Polres Tabanan, Kasat Lantas Mastra Budaya mengemukakan masyarakat Tabanan belum sepenuhnya paham tertib berlalu-lintas di jalan raya. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya pelanggaran. "Selama pelaksanaan OZA selain penindakan langsung terhadap para pelanggar, banyak juga dilakukan pembinaan," katanya.

Kasat Lantas berharap, ke depan masyarakat ikut turut serta menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan raya. Jangan karena ditindak, baru tertib. "Disiplin diawali dari diri sendiri. Disiplin merupakan cerminan pribadi seseorang dan masyarakat," pungkasnya. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi