Profesi Sales Berperan Dorong Tumbuhnya Perekonomian Nasional

Minggu, 13 November 2016 : 00.30
KUTA - Profesi sales atau bagian penjualan memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan bisnis sebuah perusahaan bahkan lebih dari itu turut serta mendorong perekonomian daerah.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Bali Wayan Kusumawati menyatakan, Bali yang memiliki 10 unggulan program pembangunan yang dikenal dengan Bali Mandara, terus berbenah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Mulai program pengentasan kemiskinan, simantri, pendidikan, kesehatan dan lainnya yang selama delapan tahun ini sudah mulai ada perubahan.

Semua keberhasilan pembangunan itu tak lepas dari kolaborasi pemerintah dengan masyarakat dan swasta. Demikian juga, tata kelola pemerintahan tidak lepas dari dunia usaha yang didalamnya ada peran besar produk industri UKM.

"Kalau tidak ada peran sales, tentunya produk kita tidak bisa diekspor sampai keluar negeri," katanya dalam jumpa pers usai membuka seminar NAsional dalam rangka ulang tahun kelima Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) dan peringatan HUT Pahlawan yang digelar DPD Komisi Bali di Kuta Sabtu (12/11/2017).

Dicontohkan, produk andalan Bali seperti kopi, beras salak yang dikenal sekarang ini, tak lepas dari peran serta para sales dalam mengenalkan kepada masyarakat luas.

Untuk itu, Kusumawati juga mengharapkan, para sales harus miliki pengetahuan tentang produk yang kuat. Tidak hanya itu, untuk membawa brand image produk Bali, harus ditekankan kejujuran.

Dengan kejujuran yang dimiliki setiap sales maka hal itu akan membawa dampak positif di mata masyarakat terhadap suatu produk.

"Profesi sales ikut meningkatkan perekonomian Bali dan ke depan persaiangan global makin kuat, saya harapkan sales meningkatkan kompetensinya karena itu sangat diperlukan sehingga bisa lebih bersaing," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KOMISI Bali Rudy didampingi Ketua Panitia Pelaksana Seminar NAsional Setyanto Budi Nugroho menambahkan, seminar menghadirkan pembicara para sales yang sudah cukup sukses dalam karirnya yakni James Gwee (Indonesia Favorite Trainer), Dedi Budiman (FOudner KOMISI), Aster Theresia Sihotang (Ketua Umum KOMISI), pengusaha muda Bali Ni Kadek Winnie Kaori (CEO Kaori Group).

"Selain ajang meningkatkan ilmu sales, juga membuka wawasan peserta tentang makna profesi slaes sesungguhnya," tutur Rudy.

Diakuinya, masih banyak para sales yang belum menyadari pentingnya profesi mereka  padahal peranannya sangatlah penting dibutuhkan. Tidak ada satupun pekerjaaan yang tidak membutuhkan ilmu sales. Seorang pengusaha besar bahkan seorang guru juga perlu menguasai ilmu sales.

Hal sama disampaikan Ketua Umum KOMISI Aster bahwa mereka yang bergabung dalam lembaga yang dipimpinnya itu akan menambah banyak ilmu dan wawasan serta jaringan luas sehingga bisa berguna memudahkan mereka dalam proses penjualan.

"Tahun kelima ini KOMISI sudah ada 16 provunsi dengan jumlah anggota yang terdaftar mencapai 2.000 orang. Hal ini menandakan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya ilmu sales," sambung Aster.

Selain praktisi sales, ada pula sekira 200 anak-anak SMA dan SMK maupun penderita disabilitas yang diundang dalam kegiatan tersebut.

Mereka para penyandang disabilitas diundang, karena diyakini memiliki kemampuan juga dan bisa berkembang menjadi sukses dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan dan memotivasi satu dengan dengan para sales lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi