Oplos Gas Elpiji di Bali Diduga Libatkan Oknum Polisi

Jumat, 04 November 2016 : 09.54
BANGLI - Praktek oplos gas elpiji masih berlangsung di Kabupaten Karangasem dan Bangli yang diduga melibatkan pengusaha dan oknum anggota polisi.

Keterangan dihimpun, tindak illegal berupa oplos atau pengurangan gas elpiji bersubsidi sudah berlangsung beberapa tahun ini. Tragisnya, aksi nakal itu terus berlangsung sampai sekarang seperti di Desa Panglumbaran Kecamatan Susut maupun  di Antiga.

Seorang warga heran bagaimana praktek pengoplosan luput sampai luput pantauan petugas. Dia menutturkan, para pekerja di areal gudang gas pengoplos bahkan berasal dari luar daerah Bali.

"Saya disana, ada dua orang berlogat luar daerah menurunkan tabung gas," ungkap pria yang minta identitasnya tidak disebut belum lama ini. Dari pantauan, gas-gas yang diplos adalah tabung gas 3 kilogram.

Hal sama disampaikan sejumlah saksi mata di lokasi, bahwa gas-gas yang dipolos itu diambil di agen pertamina di Antiga kemudian dijual ke Denpasar.

Pelaku dalam melancarkan aksisnya dengan modus operandi isi tabung gas subsidi itu dioplos ke beberapa tabung gas 12 kilogram non subsidi.

Gudang pengoplosan gas elpiji lokasinya berada di pelosok Banjar Serai, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut  Bangli guna menghindari endusan petugas.

Biasanya, mereka sering pindah-pindah lokasi dari kebun ke kebun di sekitar Banjar Serai dan Banjar Kembang Merta agar aksinya tidak terlacak petugas. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi