Menteri Yohana Targetkan Kabupaten dan Kota Layak Anak di 2020

Rabu, 23 November 2016 : 23.34
Menteri Yohana dalam jumpa pers di Bali Safari Marine Park @2016
GIANYAR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof Dr Yohana Susana Yembise menegaskan sebelum tahun 2020 ditargetkan semua daerah di Tanah Air bisa menjadi kota atau kabupaten yang layak untuk anak.
     
Hal itu ditegaskan Yohana dalam jumpa pers dengan media di Bali Safari Marine Park Gianyar Bali usai membuka The Fourt Asian forum on the right of the child wilayah Asia Pasifik Rabu (23/11/2016). Menteri Yohana saat ini, belum semua kabupaten dan kota bisa meraih predikat layak anak. Dari 514 kabupaten dan kota terus berupaya mempersiapkan diri menjadi kota layak anak.

"Mudah-mudahan mulai tahun 2017 sampai 2019, semua bupati dan wali kota bisa melaunching kabupaten atau kota layak anak," tegasnya. Dia juga mengritik kondisi yang ada saat ini, di mana media lebih banyak menyajikan informasi atau berita-berita politik hingga korupsi dan agak melupakan isu-isu tentang anak.

Padahal, anak-anak itu menjadi aset negara yang akan meneruskan keberlangsungan sebuah negara. Sebanyak 87 juta anak harus dipersiapkan dengan baik sebagai calon pemimpin mendatang. Untuk itu, diharapkan, lewat forum itu bisa menjadi ajang saling sharing berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam menangani masalah anak.

"Indonesia juga bisa sharing pengalamannya dengan negara lain yang lebih dahulu maju," tegasnya. Yang menbanggakan kata Yohana, Indonesia telah dijadikan raw model dalam membangun wilayah kabupaten dan kota layak anak.

Sebelumnya, Yohana menghadiri pembukaan pertemuan internasional itu dengan lebih dahulu menyaksikan persembahan Tari tradisional Bali/Tari Pendet, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang anak kementrian pemberdayaan perempuan dan anak Lenny Rosalin menyampaikan, kegiatan The Fourt Asian forum on the right of the child merupakan kegiatan ke 4 yang dilaksanakan di wilayah Asia.

Kegiatan itu dalam rangka untuk meningkatkan perlindungan terhadap tumbuh kembang anak sejak dini khususnya anak-anak indonesia. "Melalui forum ini nanti kita wujudkan Gianyar sebagai kota layak anak," katanya.

Dalam kesempatan itu, Co-chair of the Asian Forum Prof Shigeto Aramaki intinya menyampaikan kegiatan ini dalam rangka untuk memberikan suport kepada anak-anak di Asia sehingga bisa mendapatkan hak dan perlindungan yang layak.

Hal sama disampaikan Prof Dong Hyeun Ahn co chair of the Asian Forum, Hanyang University, Korea Selatan, menyapaikan ucapan selamat datang kepada para delegasi peserta yang berasal dari Indonesia, India, Nepal Jepang dan Korea Selatan untuk bisa mengikuti kegiatan yang positif demi kepentingan anak-anak.

Sementara Ms Gunilla Olson perwakilan UNICEP Indonesia mengatakan, Asian Forum on the Right of the child yang dilaksanakan sangat didukung oleh UNICEP demi perlindungan terhadap anak. (rhm)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi