Kapolres Tabanan dan MUI Imbau Umat Islam Tidak Demo ke Jakarta

Kamis, 24 November 2016 : 19.57
Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto dan Wakil Ketua MUI Tabanan H.Anwar Haryono @2016
TABANAN - Kapolres Tabanan AKBP Marsdianto dan Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol (Inf) Herwin Gunawan mengundang tokoh agama Islam, takmir masjid dan organisasi Massa (Ormas) Islam untuk bersilaturahmi di Mapolres Tabanan, Kamis (24/11/2016).

Silaturahmi yang dikemas dalam rangka menumbuhkan rasa kebhinekaan dan kebangsaan serta cinta tanah air tersebut dihadiri perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdaltul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII), GP Ansor, banser, Pemuda Muhammadiyah, Rukun Warga Muslim (RWM) Perumnas BSI, Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBL), takmir masjid dan sejumlah tokoh Islam

Baca juga : Ada yang Tunggangi Demo Rusuh 4 November di Jakarta

Kapolres Marsdianto pada kesempatan tersebut mengemukakan bahwa bangsa Indonesia saat ini sedang diuji dengan munculnya kasus dugaan penistaan Agama Islam yang dilakukan oleh saudara Ahok. Meski demikian, diharapkan kepada seluruh elemen umat islam di Kabupaten Tabanan untuk tidak terprovokasi oleh pihak - pihak lain yang tidak bertanggung-jawab.

"Percayakan penanganan kasus ini kita  serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum  baik mulai dari tahap penyelidikan, penyidikan dan proses hukum selanjutnya," sarannya.

Baca juga : ILUNI UI Tegaskan Rusuh 4 November Bukan Karena HMI

Terkait dengan adanya rencana unjuk rasa (demo) tanggal 2 Desember 2016 di Jakarta, menurut Kapolres hal itu merupakan hak setiap warga negara. Namun pihaknya mengimbau  umat Islam di Tabanan agar mempertimbangkannya lebih matang lagi apabila ada yang berkeinginan untuk ikut demo ke Jakarta.

"Biaya berangkat ke Jakarta untuk demo lebih baik digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat mengingat masih banyak warga miskin maupun anak yatim piatu yang lebih membutuhkan biaya," kilahnya.

Baca juga : Demo 4 November, AJI Sesalkan Jurnalis Jadi Sasaran Kemarahan Massa

Di hadapan tokoh agama dan perwakilan Ormas Islam, Kapolres Tabanan mengimbau agar umat Islam di Tabanan tidak ikut-ikutan demo ke Jakarta. "Kepada seluruh tokoh Islam diharapkan dapat memberikan siraman rohani maupun ceramah kepada umat sehingga mampu memberikan kesejukan kepada seluruh umat," ajaknya.

Hal senada diungkapkan Dandim Tabanan Herwin Gunawan yang mengharapkan para tokoh masyarakat dan agama bisa menjadi penyejuk umat. Herwin juga mengingatkan tentang empat pilar kebangsaan yang harus dijunjung bersama, yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan UUD 1945.

Baca juga : KAHMI Kecam Ahok yang Diduga Nistakan Agama

Disebutkan, NKRI yang dibangun bangsa yang berlatar belakang agama berbeda, saat ini sedang membutuhkan kekompakan dan kesatuan persatuan dari rakyatnya.  "Saya mengimbau semua umat beragama untuk bersatu padu, jangan sampai NKRI terpecah belah akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya.

Terkait undangan rapat dan imbauan Kapolres dan Dandim Tabanan, Wakil Ketua MUI Tabanan H. Anwar Haryono memberikan apresiasinya. "Kami memberikan apresiasi karena telah diundang rapat dan Insha Allah akan meneruskan imbauan yang disampaikan kepada umat," katanya.

Pada kesempatan tersebut Anwar menegaskan sikap MUI yang akan tetap menjaga kebhinekaan serta keutuhan NKRI. Terkait dengan isu-isu rencana demo yang sekarang berkembang di media sosial dan masyarakat, MUI dari pusat, wilayah dan di Kabupaten, menganjurkan agar tidak melakukan demo di jakarta.

Baca juga : Soal Demo 4 November, ILUNI UI Bersama Elemen Bangsa Serukan Aksi Damai

"Insha Allah tidak ada umat Islam di Tabanan yang berangkat demo ke Jakarta. Kami sudah rapat dengan para pengurus. Tidak ada rencana demo ke Jakarta. Jadi kami tekankan yang menjadi pegawai silakan kerja, yang dagang silakan dagang, yang sekolah silakan sekolah, yang kuliah silakan kuliah seperti biasanya," pungkasnya. (gus)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi