Geng Motor Kian Meresahkan, Denpasar Diminta Bentuk Tim Patroli Malam

Kamis, 03 November 2016 : 06.40
DENPASAR - Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra meminta berbagai komponen adat ataupun dinas meminta melaksanakan patroli malam dalam upaya menjaga kondusifitas serta mencegah terjadinya kenakalan remaja yang menjerumus kepada tindakan asusila.

Rai Mantra menyatakan hal itu saat menerima Kepala Satuan Pol PP Kota Denpasar IB. Alit Wiradana , Forum Perbekel/ Lurah, Paruman Bendesa, Guru-Guru, Forum Pecalang serta pihak terkait lainnya pada Rabu (2/11/2016).

Perilaku remaja yang bertentangan dengan moral dan etika ini perlu mendapatkan perhatian khusus.

Untuk itu perlu mengadakan patroli malam yang melibatkan komponen masyarakat dan dinas dengan menyasar tempat-tempat berpotensi rawan sebagai tempat berkumpulnya remaja.

Selain itu tempat-tempat seperti Billiard, PlayStation/ Game Online diminta hanya buka hingga pukul 22.00 serta warung-warung yang menjual minuman keras (miras) tanpa ijin harus diawasi ketat dan diberi peringatan.

“Kalau hanya nakal dan masih sewajarnya anak remaja saya bisa maklumi, tetapi kalau sudah mengarah ke tindakan kriminal seperti anggota genk motor ini sudah meresahkan warga dan tidak manusiawi sampai tusuk-tusakan hingga ada korban, ini harus menjadi perhatian kita bersama”, tegas Rai Mantra.

Ia mengatakan, beberapa titik rawan seperti seputaran Jl. Mahendradata, Jl Gatot Subroto, dan Renon diminta agar diitensifkan pengamanannya.

Seluruh komponen Desa/Kelurahan serta Bendesa Adat untuk membentuk tim respon cepat sekitar 5-10 orang  yang bertugas menyisir di wilayah-wilayah Desa/Kelurahan dan langsung tersambung ke Kepolisian ataupun aparat terkait untuk ditindak lebih lanjut jika terjadi gangguan ketertiban.

Kepala Sat Pol PP Kota Denpasar IB. Alit Wiradana siap menindak lanjuti permasalahan genk motor.

Dirinya akan mengintensifkan pasukannya dan bekerjasama dengan Perbekel/Lurah serta Bendesa untuk menertibkan atau mengadakan sidak di beberapa tempat agar keamanan lebih konduaif.

Selain itu pihaknya juga akan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mendindak  siswa-siswa yang berkumpul pada saat jam sekolah. "Semua pihak harus ikut mengawasi atau paling tidak segera melaporkan jika ada potensi yang mengarah  pada kenakalan remaja, sehingga bisa dicegah sedini mungkin," katanya. (gek)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi