Diterjang Ombak, Akses Jalan Penghubung Desa ini Nyaris Putus

Selasa, 08 November 2016 : 15.13
jalan desa nyaris putus
JEMBRANA - Abrasi di pesisir pantai Yehembang yang berlokasi di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana saat ini sudah sangat parah.

Abrasi di pesisir ini terjadi lantaran sejak sebulan belakangan ini gelombang pasang terus menerjang, dengan ketinggian ombak mencapai 5 meter lebih.

Akibatnya, disamping menghancurkan tanggul pengaman pantai sepanjang 300 meter, abrasi tersebut juga mengkikis pesisir hingga mengancam keberadaan Setra (kuburan) serta mengancam belasan rumah warga.

Bahkan kini akses jalan desa yang menghubungkan pasar Yehembang menuju Setra dan Pura Rambut Siwi nyaris putus. Jarang antara jalan desa dengan bibir pantai saat ini hanya tinggal kurang satu meter. Bahkan di timur setra jarak antara jalan dengan bibir pantai hanya tinggal 15 cm.

"Jika abrasi ini tidak segera ditangani pada Tilem (bulan mati) dan Purnama mendatang kami pastikan jalan akan jebol dan putus,” ujar Ketut Naya, salah seorang warga setempat, Selasa (8/11/2016).

Jika jalan desa tersebut akan putus, disamping akses menuju Pura Rambut Siwi dari pasar Yehembang akan putus juga akan mengancam keberadaan sawah-sawah milik warga.

"Kami minta ini menjadi perhatian serius dari pihak pemerintah agar segera mengatasi abrasi ini. Kami tidak ingin kejadian yang dulu terulang lagi dimana Setra jebol,” harapnya.

Sementara itu Perbekel Yehembang Made Semadi dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Pihaknya telah melaporkan masalah tersebut berulang-berulang kepada Pemkab Jembrana termasuk kepada DPRD Jembrana agar segera mendapat penanganan.

"Disamping itu kami bersama warga juga telah bergotong royong memasang penghalang dengan karung pasir dan mengurug lokasi yang terkena abrasi dengan material untuk mengurangi gempuran obak. Sambil menunggu perbaikan dari pemerintah,” tutupnya. (KN-2)
Berita Terbaru

Komentar Anda

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi